Rumah Penduduk Kota Garut Terendam Banjir 1,2 Meter

0
123 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 05/03 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

– Lebih dari 438 rumah penduduk pada enam kelurahan di kawasan Kecamatan Garut Kota diterjang banjir lantaran meluapnya lima sungai melintasi wilayah tersebut, disebabkan hujan deras, Sabtu (5/3/16) siang. Juga masing-masing terdapat satu bangunan masjid, bangunan madrasah, serta panti asuhan terendam luapan air berlangsung sejak sekitar pukul 12.00 WIB itu.

Meski tak ada korban jiwa. Namun banyak penduduk terpaksa diungsikan ke tempat lokasi menghindari kemungkinan terburuk.

Camat setempat Usep Basuki Eko katakan, sungai meluap akibat hujan deras ini, terdiri sungai Ciwalen, Cikendi, Cigulampeng, terusan Cimaragas, dan Sungai Cipeujeuh. Berketinggian banjir merendam rumah penduduk rata-rata mencapai 1,2 meter.

Dikatakan, pihaknya bersama BPBD, dan Unit Pelaksana Teknis Dinas SDAP di bawah koordinasi Forum Pimpinan Kecamatan Garut Kota, dan Kelurahan se-Garut Kota melakukan penyedotan banjir dengan pompa.

“Khusus di Gang Hidmat Kelurahan Regol, atas bantuan Dinsosnakertrans, dibuatkan dapur umum karena wilayah paling banyak rumah terendam, sekitar 300 rumah,” katanya.

Dikemukakan pula, bersamaan peristiwa tersebut, sebuah Tembok Penahan Tanggul (TPT) sepanjang 20 meter berketinggian tiga meter rubuh tergerus longsor, juga menimpa sebuah rumah permanen milik Ade (49) di Kampung Baru RW 06 RT 02 Kelurahan Sukanegla.

“Tak ada korban jiwa. Penanggulangan sementara, keluarga korban diungsikan ke rumah kerabat terdekat dinilai aman,” ujarnya.

Pantauan lapangan menunjukan, peristiwa banjir melanda penduduk dilintasi lima aliran sungai itu, sempat menjadikan penduduk panik. Beberapa di antaranya sibuk mengevakuasi anggota keluarga ke tempat lebih tinggi dinilai aman, dan bolak balik menyelamatkan ragam barang berharga miliknya menembus banjir cukup deras.

Sebuah jembatan di Jalan Gunung Puteri betulan Kampung Sisir Kelurahan Regol juga sempat tak bisa dilintasi kendaraan sebab terendam banjir. Badan jembatan sama sekali tak terlihat tergenang banjir Ciwalen meluber hingga ke basement Gedung Bioskop Intan Garut.

Sekitar pukul 14.00 WIB, hujan sempat agak mereda, dan banjir mulai surut. Sehingga warga pun sempat disibukkan membuang air merendam rumah mereka. Namun tak urung, beberapa di antara mereka masih was was karena sore harinya, hujan kembali turun, kendati berintensitas tak sederas sebelumnya.

“Kalau disebut karena sumbatan sampah, rasanya tak ada. Apalagi sungai Ciwalen juga belum lama ini dilakukan pengerukan. Ini lebih disebabkan hujan memang sangat deras,” kata Agus (45), warga Cibelik.

Selain merendam ratusan rumah warga akibat luapan sungai, pada beberapa lokasi di kawasan kota Garut juga terjadi banjir. Salah satunya terbilang cukup parah banjir melanda ruas Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Sukementri menghubungkan Terminal Guntur Garut-Tasikmalaya, sejak sekitar Bundaran Suci hingga dekat SPBU Copong.

Sehingga, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat nekat menembus genangan banjir malahan menjadi mogok. Beberapa kendaraan lain dari arah Tasikmalaya menuju Terminal Guntur Garut maupun sebaliknya terpaksa berbalik memutar mencari jalur lain yang aman. Antrean panjang kendaraan beragam jenis pun tak terhindarkan.

Kemacetan pun terjadi di ruas jalan Raya Karangpawitan, mulai Bundaran Suci hingga ke arah Wates Kecamatan Karangpawitan lantaran tergenang banjir pula.

**********

(nz, jdh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here