Rumah Penduduk Kampung Godok Nyaris Tergerus Longsor

Garut News ( Selasa, 01/04 – 2014 ).

Ilustrasi. Rumah Penduduk Terancam Gerusan Longsor di Kampung Panunggangan Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. Rumah Penduduk Terancam Gerusan Longsor di Kampung Panunggangan Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).

Sekurangnya empat bangunan rumah di Kampung Godog Babakan RT. 03/07 Desa Lebak Agung, Karangpawitan, Garut, Jabar, terancam tergerus lantaran terjadi longsor belum lama ini, nyaris memutuskan badan jalan menuju komplek pemakaman Keramat Prabu Kian Santang.

Atawa Sunan Rohmat Suci Godog.

Keempat rumah itu, terdiri milik Duki(52), Opan(40), Ade(35), dan milik Maman(35), dengan penghuni keempat rumah 15 penduduk.

Dikhawatirkan terjadi longsor susulan, penduduk setempat berharap agar Pemkab Garut segera turun tangan melakukan langkah penanganan darurat, pemasangan beronjong di lokasi longsor, serta mengungsikan warga rumahnya terancam, ke lokasi aman.

Rumah Penduduk Rawan Tergerus Longsor di Kampung Panunggangan Desa Sukabakti, Garut, Jabar. (Foto : John Doddy Hidayat).
Rumah Penduduk Rawan Tergerus Longsor di Kampung Panunggangan Desa Sukabakti, Garut, Jabar. (Foto : John Doddy Hidayat).

Warga pun kini banyak kecewa sebab Pemkab lamban menangani peristiwa tersebut.

Hingga kini, belum terdapat tanda bakal adanya perbaikan atas kerusakan akses jalan lantaran longsor tersebut, atawa pengamanan rumah penduduk dari ancaman longsor susulan.

“Apa mau dibiarkan saja? Bagaimana jika terjadi longsor susulan, padahal hujan deras masih sering turun? Lihat saja rumah-rumah hanya berjarak dua meter dari lokasi longsor, apa dibiarkan saja? Harusnya warga diungsikan, dan lokasi longsor dipasang beronjong,” ungkap Eman Sulaeman(49), penduduk setempat, kesal, Senin (31/03-2014).

Dikemukakan Eman pula, longsor menimpa ruas jalan di daeranya itu, Rabu (26/03-2014), menyusul hujan deras mengguyur kawasan ini.

Bahkan kini, dekat lokasi longsor berkedalaman sekitar 35 meter memanjang sekitar 20 meter itu, hanya dipasang papan pengumuman, dan tali rapia.

Sekitar tiga meter pada arah seberangnya tampak berjajar rumah warga.

Kendati longsor tak memutuskan ruas jalan menuju komplek Makam Keramat Sunan Rohmat Suci Godog, tetapi mobil sama sekali tak bisa melintasinya.

Hanya sepeda motor masih bisa melintasi ruas jalan tersebut, meski kudu ekstra hati-hati lantaran setiap saat longsor susulan bisa terjadi.

Kepala Desa Lebakagung, Aef Saepudin, mengakui longsor menggerus ruas jalan di Kampung Godog Babakan itu, bukan pertama kali terjadi lantaran berkondisi tanah labil.

Sebelumnya juga pernah terjadi peristiwa serupa namun tak separah sekarang, katanya.

Kata Aep pula, pihaknya terpaksa hanya bisa memasang papan peringatan, ditambah bentangan tali rapia mengantisipasi hal tak diinginkan.

Terlebih kebanyakan tamu dari luar Garut berziarah ke komplek makam Sunan Rohmat Suci Godog itu, kerap pada malam hari.

“Kebanyakan tamu datang ke sini malam hari. Takutnya, banyak tamu tak mengenali medan jalan. Maka, kami juga berharap segera ada perbaikan,” imbuhnya, menyerukan.

Kepala Pelaksana BPBD, Dikdik Hendrajaya katakan perbaikan ruas jalan mengalami longsor bukan kewenangannya melainkan kewenangan Dinas Binamarga.

“Tapi kami berkoordinasi pemerintahan setempat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika turun hujan. Kami juga selalu menghubungi pelbagai pihak,” ujar Dikdik.

PLt. elakana Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Garut, Eded Komara mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan ke lapangan terkait longsor pada ruas jalan di Kampung Godog Babakan itu.

“UPTD Garut Kota meninjau lokasi, dan kini memersiapkan langkah menanggulangi longsor tersebut,” katanya.

******

Noel, Jdh.

Related posts

Leave a Comment