Rp596,031 Miliar Lebih APBD Garut 2019 Tidak Terserap

0
24 views
Nyaris Sepanjang Tahun Lintasan Jalan Depan Disdik Garut Dibanjiri Air Comberan.
Kerusakan Jalan Kabupaten di Garut.

“Padahal Jalan Kabupaten Banyak Alami Kerusakan”

Garut News ( Jum’at, 03/01 – 2019 ).

Capaian kinerja penyerapan APBD Kabupaten Garut selama tahun anggaran 2019 terealisasi sekitar 88,13 persen atau Rp4.423.195.945.572,59 sehingga yang tidak terserap mencapai 11,87 persen bernilai Rp596.031.902.705,41

Sedangkan totalitas realisasi fisiknya hingga 31 Desember 2019 tersebut sekitar 81,04 persen, dengan pagu APBD bernilai Rp5.019.227.858.278,00 berjumlah DPA 78, dan jumlah kegiatan 3.660.

Kubangan Kerusakan Jalan Kabupaten pada Lintasan Cikembulan Kadungora.

Berdasar investigasi maupun penelusuran Tim Liputan Garut News menunjukan, pada 78 DPA dengan 78 kegiatan ‘Belanja Tidak Langsung’ (BTL) berpagu dana bernilai Rp2.613.378.349.621,00 terealisasi 95,26 persen keuangan dan fisiknya bernilai Rp2.489.470.899.312,00

Kemudian ‘Belanja Langsung’ (BL) dengan 75 DPA berjumlah kegiatan 3.582 pagu dananya Rp2.405.849.508.657,00 realisasi keuangannya 80,38 persen bernilai Rp1.933.725.046.260,59 sedangkan realisasi fisiknya 65,60 persen.

Sebanyak 11,87 persen atau mencapai Rp596.031.902.705,41 tidak terserapnya dana APBD Kabupaten Garut 2019, selain lantaran adanya gagal lelang juga pada bantuan provinsi di lingkungan Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan gagalnya pembangunan di Situ Bagendit.

Sedikitnya Terdapat 17 Titik Lokasi Kerusakan Jalan Kabupaten di Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul.

Kinerja penyerapan APBD 2019 pada Dinas PUPR kabupaten setempat terealisasi sekitar 81 persen bernilai Rp346.753.999.671,00 dari pagu dana Rp425.307.152.818,00 dengan realisasi fisiknya sekitar 83 persen.

Pada Dinas Perkim terealisasi 97,72 persen atau Rp340.300.652.549,00 dari pagu dana Rp348.233.810.870,00 dengan realisasi fisiknya 92,73 persen.

“Jalan Kabupaten Banyak Alami Kerusakan”

Apapun alibinya, capaian kinerja penyerapan APBD 2019 yang ternyata tidak terserap mencapaiĀ Rp596,031 miliar lebih itu, sangat merugikan khususnya bagi masyarakat penerima manfaat.

Sebab antara lain jalan kabupaten pun banyak mengalami kerusakan, termasuk di antaranya gagalnya pembangunan jalan di Toblong pada 2019 tersebut.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here