Rp140,08 Miliar Dana Hibah Bencana Belum Terserap

by
Di antara Korban Terdampak.

“Terpaksa Satu Keluarga Menempati Rumah Korban Bencana Berukuran 2 x 4 meter”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 16/10 – 2017 ).

Di antara Korban Terdampak.

************* Dari sekitar 1.303 kepala keluarga (KK) korban terdampak banjir bandang puncak amuk Sungai Cimanuk Garut, Jawa Barat, pada 20 September 2016 silam, yang antara lain kian mendesak perlu segera direlokasi juga dipulihkan kembali kondisi sosial perekonomian mereka. Serta diperlukannya rehabilitasi maupun perbaikan inprastruktur jalan dan jembatan.

Namun sungguh ironis, sejak Juni 2017 hingga pertengahan Oktober 2017 bantuan dari pusat berupa dana hibah senilai Rp140,08 miliar bersumber BNPB/APBN 2017 ternyata masih diparkir di kas daerah/bjb kabupaten setempat.

Terpaksa Satu Keluarga (empat orang) Menempati Rumah Korban Bencana Berukuran 2 x 4 meter.

*********** Padahal alokasi dana sebesar itu, dialokasikan pada sektor perumahan, inprastruktur jalan dan jembatan, serta sosial ekonomi para korban terdampak.

Sedangkan pembangunan rumah tapak, serta rumah susun yang kini masih berjalan, diperkirakan pula masih ada kekurangan penyediaan sekitar 1.303 unit rumah.

Meski dengan ragam alibi apa pun, tetapi lambannya kinerja penyerapan pemanfaatan dana hibah senilai Rp140,08 miliar tersebut, sangat berpotensi bisa memerpanjang penderitaan bahkan duka para korban terdampak puncak amuk Sungai Cimanuk.

Mendesak Segera Dirahibilitasi.

********* Terlebih kini banyak pengungsi korban Cimanuk yang terpaksa kembali ke lokasi rawan bencana, atau kembali menempati rumahnya semula, mengontrak, serta numpang di rumah sanak-saudaranya.

Dengan kondisi sosial perekonomioan sebagian besar korban terdampak bencana, amat sangat memprihatinkan, sementara jika hingga Juni 2018 mendatang dana hibah itu tak terserap, terpaksa harus dikembalikan kepada kas negara.

 

*******

Pelbagai Sumber Resmi.