Ribuan Penduduk Garut Turun Gunung Sesaki Cisurupan

Garut News ( Ahad, 01/02 – 2014 ).

Di Alun-Alun Cisurupan.
Di Alun-Alun Cisurupan.
Ribuan penduduk Kabupaten Garut, Jawa Barat, khususnya berdomisili di wilayah Kecamatan Cisrupan, dan sekitarnya sebagian besar petani turun gunung menyesaki kawasan Alun-Alun kecamatan tersebut, Sabtu malam (01/02-2014) hingga menjelang Ahad dini hari, atawa keesokan harinya.

Mereka berdatangan dari pelbagai pelosok kampung juga pemukiman penduduk, menyaksikan pagelaran Wayang Golek “Giri Harja 3” dengan ki Dalang, Dadan Sunandar Sunarya.

Banyak Penonton Rela Gelar Tikar di Atas Permukaan Tanah.
Banyak Penonton Rela Gelar Tikar di Atas Permukaan Tanah.
Dihadiri pula, pejabat eselon satu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, seorang anggota DPR, Asisten pembangunan Setda Kabupaten Garut, Eddy Muharam, serta Kepala Disbudpar Garut, Mlenik Maumeriadi.

Mlenik Maumeriadi katakan, perhelatan akbar ini, salah satu rangkaian peringatan ke 201 tahun Hari Jadi Garut 2014.

Sedangkan pejabat teras Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada Garut News mengemukakan, sangat apresiasi positip terhadap minat masyarakat menyaksikan pagelaran ini.

Disaksikan Pula Peneliti dari Belanda, serta Australia.
Disaksikan Pula Peneliti dari Belanda, serta Australia.
Diharapkan, pertunjukan Wayang Golek bisa menjadi salah satu agenda paling menarik, menjaring kalangan wisatawan, imbuhnya, menyerukan.

Perhelatan ini pun, di antaranya dihadiri tiga penonton berkewarganegaraan Australia, dan Belanda.

Mereka mengaku baru pertama menyaksikan langsung “boneka” wayang dan pertunjukannya, namun langsung sangat tertarik, katanya.

Semalam Suntuk Saksikan Pagelaran Wayang Golek.
Semalam Suntuk Saksikan Pagelaran Wayang Golek.
Ketiga warna negara asing itu, tengah melakukan pemnelitian pada Gunungapi Papandayan, katanya pula.

Pagelaran Wayang Golek ini, juga dihadiri masyarakat dari Kampung Panawuan, Kelurahan Sukajaya.

Mereka menggunakan kendaraan penumpang umum dari Kota Garut, berjarak tempuh selama satu jam lebih.

******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment