Renungan Metafisik Tentang Kemenangan Aceng HM Fikri

“Usep Romli Abdul Hamid”

Garut News ( Ahad, 27/04 – 2014 ).

Dokumen John Doddy Hidayat.
Dokumen John Doddy Hidayat.

Banyak komentar negatif tentang kemenangan Aceng HM Fikri pada arena tanding calon DPD RI.

Bersama Oni Suwarman, Eni Sumarni dan Ayi Hambali, mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri (2008-2013), dimakzulkan akhir 2012, kini melenggang ke Senayan.

Meraih suara pemilih di atas satu jutaan.

Acara “Bincang Pagi” Metro TV, Sabtu, 26/04-2014, Pkl 07.00, misalnya, menampilkan nara sumber seorang tokoh feminis, begitu keras mengeritik kemenangan AF.

Terlepas dari semua itu, kemenangan AF adalah bukti nyata tentang kasih Allah SWT terhadap orang pasrah sumerah, merendahkan diri di hadapan Allah SWT, dan manusia.

Berbekal track-record “hitam kelam” AF mencoba mengadu peruntungan tanpa hingar bingar.

Nyaris tak ada baligo, pamflet, serta alat peraga kampanye lain.

Terutama di kawasan Limbangan, tempat ia menuai “petaka” dua tahun lalu.

Maha Benar Firman Allah SWT, yang Maha Agung sebagai Maha Pemilik Ketentuan.

Innalloha ala kulli syai’in qodir.

Maha Benar Firman Allah SWT Yang Maha Agung, bahwa banyak yang kecil menumbangkan yang besar (Q.s.Al Baqoroh : 249).

Melalui kemenangan AF di arena pemilihan DPD, firman Allah SWT itu terbukti.

Berapa banyak “tokoh besar” Tatar Sunda, KO oleh AF.

Bahkan suara perolehan mereka hanya seperlima saja dari suara perolehan AF.

“Sesuatu yang kalian benci, mungkin baik bagi kalian, dan sesuatu yang kalian sukai, mungkin buruk bagi kalian. Allah SWT Maha Mengetahui, sedangkan kalian tidak tahu apa-apa” (Q.S.Al Baqoroh : 216).

Sebagai salah seorang penggagas “Petisi Limbangan” berhasil mendesak DPRD Garut membentuk Pansus Pelanggaran Etika Bupati AF, berujung pada pemakzulan ybs., saya mengucapkan selamat kepada AF, teman kuliah anak sulung saya di STAI Al Musadaddiyah th. 1990-an.

Selamat atas sukses meraih kursi DPD RI 2014-2019.

Semoga tak terperosok dua kali, yang bisa dihindari seekor keledai.

Selamat menempuh jalan “husnul khotimah”.

***

Related posts