Rehabilitasi Lintasan Cisurupan – Papandayan Bernilai “Multiplier Effect”

Garut News ( Selasa, 09/09 – 2014 ).

Eded Komara Nugraha.
Eded Komara Nugraha.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Garut, Ir H. Eded Komara Nugraha, M.Si menyatakan, kegiatan rehabilitasi lintasan ruas badan jalan Cisurupan hingga lapangan parkir kawah Gunungapi Papandayan, memiliki nilai “Multiplier Effect”.

Lantaran, selain bisa lebih mengungkit atawa meningkatkan mobilitas transfortasi pemasaran produk pertanian penduduk sekitarnya.

Juga dapat meningkatkan mobilitas kunjungan wisatawan nusantara, dan mancanegara.

Bahkan sangat memermudah kegiatan “evakuasi”, jika terdapat aktivitas gunungapi, sebagaimana diungkapkan Kepala Badan Geologi, Dr Surono akrab disapa Mbah Rono, juga mantan Kepala “Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi” (PVMG).

Eded Komara kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa (09/09-2014), mengingatkan pula Pemkab Garut memiliki kewajiban melakukan pengaturan, pembinaan, pembangunan, serta pengawasan antara lain pada sekitar 9,6 kilometer lintasan ruas badan jalan Cisurupan hingga pelataran parkir Gunungapi Papandayan.

Gencar Dilakukan Perbaikan.
Gencar Dilakukan Perbaikan.

Sebab sepanjang lintasan ruas badan jalan tersebut, sejak 12 Mei 1998 berstatus “jalan kabupaten”, berdasar SK Gubernur KDH TK I Jabar, bernomor 620/SK.74-PENY.PROG/98. Tentang Penetapan Status Kelas Ruas jalan Sebagai Jalan Kabupaten/Kotamadya.

Sehingga status jalan kabupaten berdasar SK Gubernur ini, membentang sekitar 9,6 km dari ibukota Kecamatan Cisurupan hingga pelataran parkir Gunungapi Papandayan itu, merupakan salah satu dari 108 ruas jalan kabupaten di Garut dengan panjang total 785 ribu kilometer, tandasnya pula.

Kepala Dinas Bina Marga Garut, mengungkapkan realisasi rehabilitasi sepanjang lintasan jalan ini pun, sesuai dengan harapan, bahkan desakan masyarakat sekitarnya selama ini.

“Alhamdullah bisa terpenuhi melalui sumber Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Bantuan Provinsi,” ujarnya.

Para Pemilik Warung Juga Dukung Rehabilitasi Jalan Papandayan.
Para Pemilik Warung Juga Dukung Rehabilitasi Jalan Papandayan.

Sumber lain Garut News, antara lain menyebutkan dimulainya kegiatan rehabilitasi lintasan ruas badan jalan bisa dirasakan langsung meningkatkan daya tarik, atawa menjadi “magnit” para wisatawan.

Terbukti penghasilan retribusi, atawa dari karcis yang dijual “Balai Konservasi Sumber Daya Alam” (BKSDA) pada Sabtu dan Ahad mencapai sekitar Rp40 juta.

Sehingga para petugas BKSDA di Pos Gunungapi Papandayan kepada Garut News menyatakan, sangat mendukung, dan bersyukur adanya rehabilitasi jalan tersebut.

Dukungan serupa juga dikemukakan Kepala “Dinas Kebudayaan dan Pariwisata” (Disparbud) kabupaten setempat, Mlenik Maumeriadi.

******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts