You are here
Rehabilitasi 352 Rumah Tak Layak Huni Garut Terancam Gagal BERITA UTAMA 

Rehabilitasi 352 Rumah Tak Layak Huni Garut Terancam Gagal

Garut News, ( Kamis, 24/10 ).

Ilustrasi Tak Layak Huni. (Foto: John).
Ilustrasi Tak Layak Huni. (Foto: John).

Program bantuan rehabilitasi 352 unit rumah panggung, dan semi permanen bernilai Rp2,4 miliar di Kabupaten Garut, Jabar, 2013 berlangsung tersendat.

Sehingga beragam keluhan kian bermunculan, terutama dari masyarakat penerima manfaat bantuan ini.

Kepala Dinsosnakertrans kabupaten setempat, Elka Nurhakimah mengakui pelaksanaan rehab tersebut, berjalan lamban.

Bahkan keluhan masyarakat juga kerap diterimanya. Namun pihaknya kesulitan mengatasi persoalan itu.

Lantaran kendati beberapa kali pihak pelaksana kegiatan ditegur dan dipanggil, tetapi hingga kini teguran atawa panggilan ini diabaikan begitu saja.

“Saya banyak mendengar keluhan di lapangan. Banyak sekali bahan bangunan lambat datangnya, sehingga pembangunan rumah menjadi tersendat. Saya sering manggil perusahaan pemenang lelangnya, tetapi sampai sekarang masih belum menghadap juga. Enggak tahu apa kendalanya..” katanya dengan kecewa, Kamis (24/10).

Dikemukakan, program bantuan rehab 351 unit rumah panggung dan semi permenen itu, bersumber APBD Kabupaten Garut 2013 bernilai total Rp2,4 miliar.

Ratusan unit rumah tersebut, tersebar pada 99 desa di 35 wilayah kecamatan.

“Karena nilainya besar, jelas program ini dilelangkan,” katanya pula dengan CV PP selaku pemenang lelang.

Menurut dia, keluarga mendapatkan bantuan rehab rumah panggung dan semi permanen dari Disnakersostrans, berupa rumah tidak laik huni.

Setiap unit rumah memperoleh bantuan dana sekitar Rp7 juta, diperuntukan bagi pembelian bahan bangunan.

“Bantuan diberikan tak berbentuk uang, melainkan barang. Pengadaan barang ini dikerjakan pemenang lelang,” ungkapnya.

***** Zainul, JDH.

Related posts

Leave a Comment