Ratusan Warga Pasar Limbangan Kepung Perkantoran Setda

“Kehadiran Elva Disoraki Ratusan Warga Pasar Limbangan”

Garut News ( Selasa, 25/02 – 2014 ).

Kehadiran Elva Disoraki Ratusan Warga Pasar Limbangan
Kehadiran Elva Disoraki Ratusan Warga Pasar Limbangan. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ratusan pedagang Pasar Limbangan tergabung “Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan” (P3L) kembali berunjukrasa sambil mengantar perwakilan mereka berdialog langsung dengan Bupati Rudy Gunawan, Selasa sore (25/02-2014).

Mereka selain perwakilan bertemu langsung bupati, bergerombol seputar komplek perkantoran Setda setempat.

Lantaran ketidakpuasan mereka pada proses pembangunan Pasar Limbangan berlangsung saat ini.

Perwakilan Warga Pasar Limbangan Berdialog dengan Bupati, Selasa sore (25/02-2014). Foto: John Doddy Hidayat.
Perwakilan Warga Pasar Limbangan Berdialog dengan Bupati, Selasa sore (25/02-2014). Foto: John Doddy Hidayat.
P3L menilai proses pembangunan Pasar Limbangan diwarnai banyak kejanggalan.

Di antaranya, PT Evla Primandiri selaku pengembang diindikasikan melakukan pungutan biaya bocking kios sebelum terdapat surat penunjukan sah dari Pemkab Garut.

Selain itu proses kesepakatan antara pengembang dan warga cenderung dipaksakan, dan sosialisasi pembangunannya pun sarat kebohongan publik.

Berburu Gambar Ratusan Warga Pasar Limbangan Kepung Perkantoran Setda Garut. Foto: John Doddy Hidayat).
Berburu Gambar Ratusan Warga Pasar Limbangan Kepung Perkantoran Setda Garut. Foto: John Doddy Hidayat).
Bahkan Izin Mendirikan Bangunan terkait pembangunan pasar tradisional terbesar di Kecamatan Balubur Limbangan itu, disinyalir belum terbit.

“Pemkab Garut dinilai lalai melakukan pengawasan pembangunan Pasar Limbangan. Sehingga banyak terjadi kejangggalan prosesnya dan sangat merugikan warga pasar. Karena itu, kita menuntut Bupati Garut segera mencabut Keputusan Bupati tentang penunjukan PT Elva Mandiri sebagai mitra kerjasama pembangunan Pasar Limbangan,” tegas Ketua P3L, Basar M.

Elva Beri Keterangan Pers. (Foto: John Doddy Hidayat).
Elva Beri Keterangan Pers. (Foto: John Doddy Hidayat).
Tuntutan P3L lainnya, agar Pemkab melakukan seleksi ulang terhadap mitra kerjasama pembangunan Pasar Limbangan demi menjamin kelangsungan pembangunan pasar pro rakyat, dan pedagang Pasar Limbangan.

Juga supaya seluruh pungutan terhadap warga pasar telah masuk pihak pengembang dengan alasan membayar bocking fee, agar segera dikembalikan ke pedagang.

Warga pedagang pasar mengaku, sejak direlokasi ke pasar darurat, tingkat aktivitas transaksi perekonomian mereka mengalami penurunan hingga 30 %.

Foto: John Doddy Hidayat..
Foto: John Doddy Hidayat..
“Kita minta keadilan Pemerintah. Sejak dipindahkan, perekonomian kita turun 30%. Saya bahkan setelah pasar dibangun nanti mungkin kudu memulai lagi dari nol. Soalnya, sampai sekarang belum jelas, saya kebagian kios atawa tidak,”
keluh Ai (50), pedagang pakaian Pasar Limbangan.
Dia mengaku memiliki empat unit kios sebelum Pasar Limbangan diruntuhkan untuk direvitalisasi.

Namun kios penggantinya hingga kini masih belum jelas.

Salah Seorang Wakil Warga Pasar Limbangan. (Foto: John Doddy Hidayat).
Salah Seorang Wakil Warga Pasar Limbangan. (Foto: John Doddy Hidayat).
Rencananya, jumlah kios dan los dibangun sebanyak 1.181 unit semi basemen lantai satu, dan lantai dua bertotal nilai sekitar Rp65 miliar, katanya.

Direktris PT Evla Primandiri, Elva Waniza antara lain katakan, bakal terus melanjutkan pembangunan pasar tersebut.

Hingga berita ini disusun, masih berlangsung pertemuan dialog warga Pasar Limbangan dengan Bupati Rudy Gunawan, antara lain didampingi Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten, Eko Yulianto.

*****

John.

Related posts

Leave a Comment