Ratusan Narapidana Berempati Terhadap Korban Amuk Cimanuk

0
25 views
Syarpani (Mengenakan Batik), Ditengah Kesiapan Para Peserta Jambore.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 12/10 – 2016 ).

Syarpani (Mengenakan Batik), Ditengah Kesiapan Para Peserta Jambore.
Syarpani (Mengenakan Batik), Ditengah Kesiapan Para Peserta Jambore.

Sekitar 400 narapidana dari 40 Lapas/Rutan maupun UPT Se Jawa, Lampung, dan Riau. Mereka mewujudkan empatinya terhadap korban terdampak amuk Sungai Cimanuk Garut, Jawa Barat, melalui aksi kemanusiaan membantu para korban bencana.

Kepala Subag Publikasi/Humas Ditjenpas, Syarpani mengemukakan selain membangun Sekolah Luar Biasa Disabilitas “Dharma Karyadhika – 16” di Kampung Babakan Baru RT.04/09 Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul, juga menyelenggarakan bhakti sosial pada lokasi pengungsian di  Rusunawa PU Gandasari, pembersihan rumah panti untuk penyandang cacat, dan di RSU dr Slamet.

Abdul Karim, M.Si
Abdul Karim, M.Si

Ragam aksi kemanusiaan tersebut, dikemas pada rangkaian kegiatan “Jambore Narapidana untuk Kemanusiaan” pada 12 – 14 Oktober 2016 di Lapangan Merdeka (Keerkhoff), yang diagendakan dibuka resmi Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, Kamis (13/10-2016).

Dijelaskan Syarpani, Jambore Narapidana untuk Kemanusiaan itu, sekaligus pula dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-16 Dharma Karyadhika, menyusul indikator keberhasilan pembinaan narapidana dapat diukur dengan sejauhmana upaya pengintegrasian, maupun pembaurannya dengan masyarakat.

Juga seberapa besar nilai-nilai masyarakat yang diserap, dan diinternalisasikan kepada para narapidana, serta seberapa besar penerimaan masyarakat terhadap pengembalian mereka, sebagai entitas dalam komunitas tersebut, tandas Syarpani.

Para Peserta Jambore Kian Mantapkan Kesiapan Mereka.
Para Peserta Jambore Kian Mantapkan Kesiapan Mereka.

Sehingga pada rangkaian helatan ini, berbasiskan kegiatan empati narapidana terhadap korban terdampak banjir bandang, dimana kepedulian dan jiwa sosialnya telah diasah dan dipertajam selama menjalani pembinaan di Lapas, katanya.

Ketua Pelaksana Jambore Narapidana untuk Kemanusiaan, Abdul Karim, M.Si menyatakan pula, pada kegiatan bhakti sosial tersebut diturunkan tim kesehatan, aksi kebersihan serta kegiatan pengecetan, termasuk bhakti sosial di Lapangan Merdeka Keerkhoof.

Sekitar 400 narapidana antara lain didampingi 200 official, dengan pola pengamanan ring satu, dan ring dua, jambore itupun diselenggarakan untuk kedua kalinya, yang sebelumnya berlangsung di Cibubur, kali ini masing-masing UPT mendelegasikan sepuluh peserta Jambore.

“Digelar di Garut, lantaran terdapatnya bencana banjir bandang,” ungkap Abdul Karim, antara lain menambahkan.

 

*******