Ratusan Desa di Garut Berkondisi Tertinggal

by

Garut News ( Selasa, 29/04 – 2014 ).

Widiyana. (Foto: John Doddy Hidayat).
Widiyana. (Foto: John Doddy Hidayat).

Terdapat ratusan desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga kini masih berkondisi atawa diklasifikasikan desa tertinggal.

Tetapi ironisnya, selama rentang waktu lima tahun terakhir tak terdapat evaluasi mengenai masalah tersebut.
Berdasar informasi Bappeda setempat, menunjukkan pada 2009, dari 442 desa/kelurahan, terdapat 281 di antaranya desa tertinggal.

Wajah Kemiskinan di Desa. (Foto: John Doddy Hidayat).
Wajah Kemiskinan di Desa. (Foto: John Doddy Hidayat).

Data tersebut merujuk pada Kementerian Percepatan Daerah tertinggal.

Namun jumlah ini, beda data dikeluarkan Provinsi Jawa Barat.

Pada data ini, jumlah desa tertinggal di Garut 111 desa.

Terdapat pula 33 terkatagorikan Desa Pusat Pertumbuhan, dan satu Desa Pertumbuhan.

Masih juga sangat ironis , Pemkab Garut hingga kini dinilai belum mengevaluasi keberadaan desa-desa tertinggal tersebut.

Bahkan “Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa” (BPMPD) Garut, menyatakan tak memiliki data desa tertinggal itu.

Rumah Penduduk Desa Rawan Tergerus Longsor. (Foto: John Doddy Hidayat).
Rumah Penduduk Desa Rawan Tergerus Longsor. (Foto: John Doddy Hidayat).

Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD, Erwin Riyanto Nugraha berkelit, data dan pengelolaan desa tertinggal kewenangan Bappeda.

“Kita tak punya itu. Data desa tertinggal adanya di Bappeda,” katanya.

Kepala Bappeda, Widiyana mengakui, selama ini belum pernah dilakukan evaluasi menyangkut data-data desa tertinggal.

Sehingga pihaknya belum bisa memberikan data, berapa sesungguhnya desa kini masih termasuk desa tertinggal.

“Data kita punya mengenai desa tertinggal ya data 2009 itu. Lantaran memang kita belum pernah melakukan evaluasi. Baru sekarang ini kita akan evaluasi,” katanya pula, Selasa (29/04-2014).

Garut masih berkutat sebagai daerah tertinggal sempat diutarakan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan saat melantik Rudy Gunawan, dan Helmi Budiman menjadi Bupati dan Wakilnya, pada 23 Januari 2014 lalu.

Saat itu, Heryawan heran sebab Garut masih termasuk daerah tertinggal, padahal indeks daya beli rata-rata penduduknya lebih tinggi daripada rata-rata penduduk Jawa Barat, kata dia.

“Karena itu saya meminta Bupati dan Wakilnya yang baru memprioritaskan pembangunan infrastruktur agar bisa selesai sesegera mungkin,” imbuh Heryawan, menyerukan ketika itu.

*******

Noel, JDH.