Raskin Berkualitas Buruk Menguap Empat Kilogram/Karung

0
69 views

Garut News ( Kamis, 12/02 – 2015 ).

Raskin. Foto : John Hidayat.
Raskin. Foto : John Hidayat.

Banyak penduduk penerima manfaat “beras rumah tangga miskin” (raskin) mendatangi kantor Desa Jati Tarogong Kaler, Kamis (12/02-2015).

Mereka memprotes keras, lantaran terdapat penyusutan raksin diterima. Bahkan penyusutannya mencapai sekitar empat kilogram setiap karung berukuran 15 kilogram.

Malahan kualitas raskin juga mereka pertanyakan sebab dinilai berkualitas buruk.

“Kalau soal kualitas beras, ya bisa dimaklum. Soalnya, bagaimanapun enggak ada raskin kualitas bagus. Tetapi kalau timbangan susut banyak, kami sangat dirugikan. Kok bisa dalam sekarung semestinya 15 kilogram itu ternyata hanya berisi 12 kilogram, bahkan ada hanya 11,5 kilogram,” ungkap salah seorang warga, Gun Gun(45).

Keluhan senada dikemukakan warga lainnya, Wahy (49). Kata dia, raskin di Garut sampai kapan pun tak berubah, baik kualitas atawa berat timbangannya.

Kalaupun ada perubahan, itu hanya sesaat. Selebihnya, seperti pepatah ‘anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu’, ujarnya.

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Kepala Urusan Pemerintahan Desa Jati Dian Randiana katakan, jatah raskin Desa Jati 2015 ini 432 karung setara 6.480 kilogram.

Raskin terebut diperuntukkan bagi sekitar 700 kepala keluarga (KK).

“Sebenarnya dari kemarin banyak warga datang ke sini. Mereka protes karena setiap karung, isinya berkurang 3-4 kilogram. Tahun lalu juga pernah isi timbanganya yang kurang, tetapi hanya satu kilogram, dan itu masih saya anggap wajar. Tetapi sekarang ya keterlaluan,” tandas Dian.

Dia pun menyesalkan, kualitas raskin jauh menurun dibandingkan sebelumnya. Raskin tak apek namun kehitam-hitaman.

“Jika terjadi seperti ini, yang rugi warga. Sebab dari desa tetap dihitung satu karung itu 15 kilogram. Kasihan masyarakat. Memang harusnya beras dikembalikan lagi ke Bulog. Tetapi sekarang aturannya lain. Mending kalau ditukar itu timbangannya jadi pas 15 kilogram, “ ujarnya.

Dikemukakan Dian, kasus serupa terjadi pula di desa lain, seperti Desa Jayaraga Tarogong Kidul, dan Desa Rancabango Tarogong Kaler.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here