RAPBD Garut Tak Mencerminkan Azas Efektivitas/Efisiensi Anggaran

0
116 views

Garut News ( Jum’at, 02/01 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

RAPBD Kabupaten Garut 2015 dinilai tak mencerminkan asas prinsip efektivitas dan efisiensi anggaran, Antara lain terindikasi terlalu besarnya anggaran honor sebuah kegiatan dibandingkan peruntukan pada sektor lain.

Sehingga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta koreksi  RAPBD tersebut, lantaran juga dinilai terdapat indikasi ketidaksesuaian beban anggaran dengan “Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara” (KUA PPAS) 2015.
Sehingga Keputusan Gubernur No 093/Kep.1734-Keu/2015, Pemprov mengingatkan dan merekomendasikan agar segera dilakukan koreksi serta perbaikan RAPBD.

Selain itu, kudu dilakukan pembahasan antara DPRD Garut dengan eksekutif/“Tim Anggaran Pemerintah Daerah” (TAPD) setempat.

Heryawan mengkritisi pula terkait adanya bantuan hibah diberikan hanya kepada organisasi tertentu, namun tak mengakomodasi ormas lainnya.

Maka kini kalangan pejabat Pemkab setempat menjadi kelimpungan, sebab mereka mesti melakukan penyesuaian anggaran. Sepanjang Selasa dan Rabu (30-31/12-2014), setiap seluruh SKPD diharuskan mengoreksi setiap mata anggaran dinilai tak efisien.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan, pihaknya mengikuti apapun yang direkomendasikan Gubernur.

“Kita ikut apa direkomendasikan Gubernur. Teknis lengkapnya, dibahas Sekretaris Daerah dan DPRD,” katanya.

Peneliti pada “Masyarakat Peduli Anggaran Garut” (MAPAG) Haryono mengapresiasi kecermatan Tim Verifikasi Pemprov Jawa Barat terhadap RAPBD Garut 2015 ini.

“Koreksi terhadap adanya ketidaksesuaian anggaran RAPBD dengan KUA PPAS pun semoga menjadi catatan tersendiri bagi pemerintahan di Garut, eksekutif maupun legislatif,” imbuhnya, menyerukan, Jum’at (02/01-2015).

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here