QCI Kembali Bantu 100 Rumah Korban Cimanuk

0
155 views
Salah-satu Kawasan Korban Terdampak Amuk Cimanuk.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 30/03 – 2017 ).

Salah-satu Kawasan Korban Terdampak Amuk Cimanuk.
Salah-satu Kawasan Korban Terdampak Amuk Cimanuk.

“Qatar Charity Indonesia” (QSI) kembali membantu pembangunan 100 unit rumah tapak beserta sebuah masjid bagi korban amuk Sungai Cimanuk, yang peletakan batu pertamanya oleh Wakil Bupati Garut dr H. Helmi Budiman di Blok Gadog Kampung Cigadog Sirnajaya Tarogong Kidul, Rabu (29/03-2017).

Komplek perumahan diberi nama Al-Kautsar tersebut, didirikan diatas tanah seluas tiga hektare diperuntukan 300 unit rumah, namun 200 unit rumah lainnya bakal diupayakan Pemkab setempat.

Syeh
Syeh Khalid.

“Alhamduliah, banyak mau membantu, juga banyak ingin membantu meringankan beban korban bencana, sehingga sangat mengapresiasi positip, karena kita sangat membutuhkan bantuan berupa rumah,” imbuh Helmi Budiman.

Pemkab pun kian  mengenjot pembangunan infastruktur terdampak bencana banjir bandang. Mulai pembangunan rumah, sekolah, serta infastruktur lain yang hancur diterjang banjir tahun lalu itu.

Pembangunan rumah tapak di blok Lengkong Jaya juga bantuan QCI, dibangun pula pada blok lainnya hingga kini total sumbangan rumah tapak dari para donatur mencapai 260 unit.

Sedangkan kebutuhannya mencapai  sekitar 560 unit. Sehingga Pemkab masih terus menunggu donatur lain berkeiinginan memberi bantuan rumah tapak, imbuhnya pula.

 

Helmi Budiman Bersama Direktur QSI Syeh Khalid juga sebelumnya, Sabtu (15/10-2016), meletakan batu pertama pembangunan 20 unit rumah tapak.

Pembangunan 20 unit rumah tapak bagi korban terdampak amuk Sungai Cimanuk diawali QSI sebagai “lokomotif”, yang diharapkan bisa diikuti pembangunan rumah lainnya oleh lembaga pemerintah, NGO, maupun perorangan.

Menyusul bencana banjir bandang pada 20 September 2016 lalu, selain menelan 54 korban jiwa, juga menghanyutkan 164 rumah penduduk, serta 400 unit lebih rumah rusak berat.

Disiapkan pula pembangunan dua menara rusun di atas tanah seluas tujuh hektare pada beberapa titik lokasi, sedangkan pembangunan 20 unit rumah tapak diprioritaskan bagi korban kehilangan rumah dan keluarganya maupun anak yatim, ungkap Helmi Budiman pada peletakan batu pertama pembangunannya di Kampung Pananggungan Kelurahan Lengkongjaya Karangpawitan.

QSI didirikan di Indonesia pada 2014 atau sejak terjadinya bencana Tsunami di Nangro Aceh Darussalam, yang selama 12 tahun terakhir dilaksanakan sedikitnya 6.000 proyek bantuan pembangunan, ujar Syeh Khalid antara lain.

********

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here