Puskesmas Sindang Ratu Pakenjeng Sukseskan Inovasi ‘Spektakuler’

0
61 views
Kepala UPT Puskesmas Sindang Ratu Pakenjeng, Nurjaman.

Garut News ( Kamis, 27/06 – 2019 ).

Kenyamanan Prima Pelayanan.

UPT Puskesmas Sindang Ratu Pakenjeng selain berswadaya mewujudkan Mushola, sebagai sarana peribadatan yang bisa dimanfaatkan siapa pun, kini gencar menyukseskan inovasi yang digelindingkannya secara ‘spektakuler’.

Kepala UPT Puskesmas tersebut, Nurjaman katakan inovasi spektakuler tersebut berupa upaya penanganan limbah terutama jenis limbah plastik, yang dinilainya bisa berlangsung secara efektif.

Lantaran bagi setiap pasien yang tidak memiliki jaminan kesehatan maupun BPJS, tetap bisa mendapatkan pelayanan di Puskesmas hanya cukup membayarnya dengan plastik bekas kemasan air minum mineral.

Kemudian limbah plastik itu dikumpulkan kemudian dijual oleh pihak Puskesmas, sedangkan dari uang hasil penjualan dimanfaatkan untuk membangun jamban keluarga maupun WC guna mewujudkan desa ODF, atau desa tanpa ‘buang air besar sembarangan’ (BABS).

“Selain itu juga sekaligus mendidik masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, garapan limbah inovasi ini berlangsung sejak 2018 silam yang kini dilombakan pada tingkat kabupaten” imbuh Nurjaman.

UPT Puskesmas Sindang Ratu Pakenjeng pun juga gencar menggulirkan “Domba 2 M” (Dongkapan Masyarakat/Mendatangi Masyarakat Batuk Dua Minggu).

Sebagai upaya konkrit penanganan TB Paru dengan memberdayakan setiap seluruh jejaring kader secara berjenjang.

Mereka dikunjungi oleh Puskesmas, dilakukan pemeriksaan dahak dan darah, yang jika positip Tb Paru langsung diobati secara gratis, dengan mengaktifkan “Pengawas Minum Obat” (PMO) para kader jejaring tersebut.

Diselenggarakan pula upaya penanganan stunting, serta kunjungan pada ibu hamil beresiko tinggi guna menurunkan angka kematian ibu, dan angka kematian neonatal.

Sedangkan fasilitas kesehatan tersedia di antaranya 25 tempat tidur. Malahan kini pun dibangun ruang rapat staf di belakang Puskesmas.

Terdiri empat tidur pada gedung Poned, enam tempat tidur di ruang UGD, 14 tempat tidur di ruang rawat inap, serta satu tempat tidur khusus di ruang isolasi.

Wilayah Kecamatan Pakenjeng, terletak 65 kilometer arah selatan dari pusat Kota Garut, berpenduduk sekitar 73.150 yang tersebar pada 13 desa dengan luas wilayah mencapai 19 ribuan hektar.

Ditunjang 63 sumber daya manusia dengan empat dokter umum, perawat gigi beserta fasilitas penunjangnya, dan tenaga lainnya termasuk personil non kesehatan, ujar Nurjaman.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here