Puskesmas Siliwangi : Marhaban Ya Ramadlan

0
83 views
Keluarga Besar UPTD Puskesmas Siliwangi Garut.
Keluarga Besar UPTD Puskesmas Siliwangi Garut.

Kepala “Unit Pelayanan Teknis Daerah” (UPTD) “Pusat Kesehatan Masyarakat” (Puskesmas) Siliwangi, Garut, Jawa Barat, dr H. Asep Maryaman Beserta Keluarga, dan Setiap Seluruh Pengelola Jasa Layanan Puskesmas Siliwangi.

Menyampaikan : Marhaban Ya Ramadlan, Selamat dan Sukses Menunaikan Ibadah Puasa Ramadlan 1437 H/2016 ini.

Semoga Semakin Meningkatkan Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT.

dr H. Asep
dr H. Asep Maryaman.

“Haus dan Lapar Sepanjang Puasa Ramadlan” Senantiasa Mengajarkan Rendah Hati Selalu, Sambil Bertadarus Memahami Setiap Makna Ayat Kitab Suci, Guna Lebih Bisa Mendekatkan Diri Pada Illahi.

Agar Nafsu Angkara Menjadi Terbelenggu dan Lemah, Mewujudkan Bunga Ibadah dengan Iklas Bersedekah.

Bersama Kita Raih Kemenangan Perang yang Besar, Berperang Melawan Hawa Nafsu.

“Guna Bersama Mewujudkan Kabupaten Garut yang Bermartabat, aman dan nyaman” 

Amien Ya Rabbal Alamien.

Komitmen Bersama.
Komitmen Bersama.

Puskesmas Siliwangi, masih semakin tetap eksis memberikan jasa layanan kesehatan, meski bersarana minimalis.

Bersarana minimalis, menyusul gedung beserta beragam fasilitas penunjang lainnya, kian tak memadai.

Lantaran semakin terdesak semarak-maraknya hingar bingar, serta kepungan kemacetan jantung Kota Garut.

Sehingga sarana kesehatan yang bertengger pada lintasan Jalan Siliwangi tersebut, nyaris menyerupai “setitik noktah di tengah wajah kota kerap sarat kesemrawutan”.

Sedangkan komplek bangunan produk peninggalan zaman “baheula” atawa Belanda itu, tak sejengkal pun memiliki ruang terbuka hijau, apalagi lahan parkir.

Meski rata-rata kunjungan rawat jalan setiap hari sedikitnya mencapai 400 pasien, yang selama ini selain diberikan jasa layanan “kuratif”, juga ditherafi dengan konsistensi komitmen upaya memberikan jasa layanan terbaik.

Sebab jika hanya mengandalkan kondisi sarana yang tak memadai ini, dipastikan tak bisa diharapkan suasana sekitarnya dapat memberikan inspirasi meningkatkan motivasi kesembuhan pasien.

Karena keberadaan Puskesmas, idealnya sebuah “oase” di tengah gerahnya denyut nadi kehidupan komunitas perkotaan.

Senantiasa Berupaya Memberikan Kualitas Jasa Layanan Masyarakat.
Senantiasa Berupaya Memberikan Kualitas Jasa Layanan Masyarakat.

Sehingga siapapun pasien berkunjung, bisa terbantu mendapatkan therafi kesembuhan dari aroma nuansa senyapnya lingkungan sekitar wahana kesehatan ini.

Karena itu, rehabilitasi penambahan bangunan ke arah belakang, barangkali salah satu solusi yang segera sangat mendesak bisa terealisasi.

Atawa Puskesmas ini dipindahkan pada lokasi lain, yang tak terlalu jauh dari bangunan tersedia sekarang.

Bahkan “Tersedianya Jasa Layanan Klinik Mawar, Sebagai Sumber Daya Pendeteksi HIV/Aids”, kian mendesak pula segera terdapat penambahan bangunan khusus.

Lantaran para petugasnya pun sangat memerlukan jaminan keamanan dari paparan penyakit.

Menyusul sumber daya manusia selama ini mengelola Puskesmas Siliwangi tersebut, mereka adalah aset daerah juga aset bangsa.

Dedikasinya berupaya mewujudkan kualitas derajat kesehatan masyarakat, masyarakat sehat juga investasi masa depan bangsa.

Pertanyaannya, “mampukah menuai investasi kejayaan bangsa di masa depan, jika dikelola dari sumber sarana kesehatan yang kini semakin tak lagi layak, lantaran terus-menerus digerus deru dan debu mobilitas perkotaan…?

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here