Puncak Peningkatan Sampah Garut Terjadi Malam Takbiran

Garut News ( Ahad, 27/08 – 2014 ).

Tumpukan Sampah di Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Tumpukan Sampah di Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).

Sejak awal Ramadhan hingga hari H, dan H+7 Lebaran Idul Fitri 1435H/2014 M, volume sampah di kawasan perkotaan Kabupaten Garut, dan sekitarnya meningkat tajam dibanding hari biasa.

Kepala “Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan” (DLHKP) kabupaten setempat, Aji Sukarmaji katakan, sejak H-10 Idul Fitri, kenaikan volume sampah di kawasan perkotaan naik 50% dari rata-rata volume sampah 480 m3 setiap hari pda hari-hari biasa.

Pasukan Srikandi Pembersih Sampah Kota Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).
Pasukan Srikandi Pembersih Sampah Kota Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).

Kemudian sejak H-5, volumenya kian naik hingga sekitar 55%, katanya.

Sedangkan jenis sampah didominasi sampah domestik rumah tangga, dan sampah pasar.

“Saat ini, H-1 Lebaran, volume sampah pada posisi 60%, dan terus bertambah sampai nanti malam takbiran. Jadi memang puncak peningkatan volume sampah di kawasan perkotaan di Garut ini pada H-1 Lebaran, tepatnya malam takbiran menjelang Idul Fitri,” katanya pula Aji didampingi sekretaris Guriansyah, Ahad (27/07-2014).

Menangani terjadinya kenaikan volume sampah tersebut, DLHKP mengintensifkan sistem ritasi pengambilan sampah pada “Tempat Pembuangan Sementara” (TPS) Sampah, dari semula dua hingga tiga rit menjadi empat hingga lima rit per hari.

Volume sampah kawasan kota Garut diperkirakan kembali turun pada kondisi normal sekitar sepekan pasca-Idul Fitri.

Seiring penduduk sebelumnya bermigrasi atawa mudik ke Garut, berangsur-angsur kembali pulang ke masing-masing tempat tinggal atawa tempat kerjanya.

Pada malam takbiran Idul Fitri, penanganan sampah kawasan perkotaan dilakukan khusus.

Lantaran selain terjadi puncak kenaikan volume sampah, juga disebabkan pengangkutan dipastikan lebih berat, dan sulit dibanding hari biasa.

Juga sejumlah ruas jalan di kawasan Pengkolan, terutama Jalan Ahmad Yani, bakal dipergunakan jalur ibadah shalat Idul Fitri di Alun alun keesokan harinya.

Karena itu, penanganan sampah di malam takbiran, DLHKP mengerahkan hampir semua kekuatan personil, dan armada.

Sebanyak 253 petugas kebersihan pengangkut sampah termasuk tim penyapu disiapkan.

Sedangkan armada pengangkut disiagakan sedikitnya 28 unit truk, dan 27 unit triseda.

Dua unit kendaraan berat loader disiapkan pula membongkar lapak-lapak PKL tersisa pada penertiban PKL kawasan Pengkolan pada malam takbiran itu.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar. Apalagi sekarang ada tambahan lima armada angkutan sampah baru. Meski secara umum, kondisi armada angkutan sampah kita miliki sangat memprihatinkan. Kebanyakan kendaraan tua, mau tidak mau setiap hari masuk bengkel agar selalu siap beroperasi,” kata dia.

******

Noel, JDH.

Related posts

Leave a Comment