Puluhan Penduduk Garut Terserang DBD

0
14 views
Masih Banyak Lintasan Jalan Tergenang Setiap Diguyur Hujan Deras.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 27/07 – 2016 ).

Masih Banyak Lintasan Jalan Tergenang Setiap Diguyur Hujan Deras.
Masih Banyak Lintasan Jalan Tergenang Setiap Diguyur Hujan Deras.

Sedikitnya 30 Penduduk Garut di Kampung Rawa RT 03/09 Kelurahan Karangmulya Kecamatan Karangpawitan, kini diduga terserang “Demam Berdarah Dengue” sejak sepekan terakhir. Mereka sebagian besar berusia di atas 13 tahun, lainnya sekitar enam tahun.

Antara lain terpaksa menjalani perawatan inap pada sejumlah tempat layanan kesehatan. RSU dr Slamet, RS Nurhayati Jalan Sudirman, RS TNI AD Guntur Jalan Bharatayudha, Klinik Anisa Queen Jalan Sudirman, juga di RS Bethesda, terdapat pula dirawat di rumah.

Kepala Kelurahan Karangmulya Ecep Saepuloh katakan, hingga Selasa (26/07-2016) malam, masih ada warga terserang DBD. Merebak-maraknya serangan DBD dilaporkan ke Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Pemerintah Kecamatan setempat. Petugas dari Puskesmas pun ada datang meninjau, meninjau.

Menurut dia, berdasar laporan sementara diduga merebaknya DBD di Kampung Cimurah itu, terkait kondisi lingkungannya.

“Lantaran di lingkungan RW 09 terdapat selokan berair tak mengalir dengan baik,” ungkap Ecep didampingi Ketua Rukun Warga 09, Herman.

Kepala Puskesmas Karangmulya Karangpawitan. Lia mengatakan pihaknya masih memelajari indikasi mengenai penyakit menyerang puluhan warga Kampung Rawa ini.

Dia belum bisa memastikan apakah serangan DBD atawa hal lainnya. Pihaknya masih belum mendapatkan hasil uji laboratorium. katanya pula.

“Tetapi apabila melihat pasien diperiksa memang gejalanya mengarah dan terindikasi ke DBD,” ujarnya.

Atas dasar itu, dikemukakan pihak Puskesmas memberi abate untuk antisipasi agar korban tak bertambah.

“Tim Puskesmas juga turun ke lapangan. Kami juga memberikan abate. Kalau mau difogging tentunya warga harus mengajukan dulu ke kelurahan, kecamatan, puskesmas selanjutnya ke Dinas Kesehatan,” imbuhnya.

Dalam pada itu, juga antara lain terdapat warga Guntur terindikasi kuat DBD, sehingga terpaksa menjalani perawatan inap pada RS Swasta di Kawasan Ciwalen.

********

( nz, jdh ).