Puluhan Hingga Ratusan Anjal Garut, Tanggungjawab Siapa ?

0
41 views
Anak Jalanan Garut Tetap Mengamen, Bersamaan Diselenggarakannya Peringatan HAN, Selasa (23/08-2016).

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 23/08 – 2016 ).

Anak Jalanan Garut Tetap Mengamen, Bersamaan Diselenggarakannya Peringatan HAN, Selasa (23/08-2016).
Anak Jalanan Garut Tetap Mengamen Pada Angkot, Bersamaan Diselenggarakannya Peringatan HAN, Selasa (23/08-2016).

Di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terutrama pada kawasan perkotaan terdapat puluhan hingga ratusan “anak jalanan” (anjal), mereka umumnya mengais rejeki sebagai pengamen jalanan, juga pada angkutan kota atawa angkot, diperparah umumnya berkondisi kecanduan lem aica aibon (ngelem) pada usia dibawah umur.

Kondisi sangat miris itu, tanggungjawab siapa ?, padahal katanya peringatan “Hari Anak Nasional” (HAN) 2016, antara lain dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang optimal, sehingga menjadi generasi penerus berkualitas, tangguh, kreatif, jujur, sehat, cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Siapa yang peduli....?
Siapa yang peduli….?

Selain itu, momentum terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia, baik orang tua, keluarga, masyarakat termasuk dunia usaha, maupun pemerintah dan negara, melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana ditetapkan Undang-undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak, yaitu melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan perlakuan tanpa diskriminasi.

Penyelenggaraan Peringatan HAN dimaksudkan untuk menghargai prestasi dan kreativitas anak.

Semarak Peringatan HAN di Garut, Selasa (23/08-2016).
Semarak Peringatan HAN di Garut, Selasa (23/08-2016).

Dan juga kiprah kalangan pendidik dan pemerhati anak, serta tokoh masyarakat yang sangat peduli terhadap tumbuh kembang anak secara optimal dan pemenuhan haknya.

Penyelenggaraan Peringatan HAN membangun komunikasi lintas sektor, lintas pemangku kepentingan pada masyarakat dan dunia usaha untuk mendengarkan suara anak, serta berpartisipasi dalam pelbagai bidang pembelajaran untuk anak guna mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan anak.

Penyelenggaraan Peringatan HAN dilakukan sederhana, bermakna, dan mudah diikuti seluruh pemangku kewajiban di pemerintahan, masyarakat, dan dunia usaha untuk mendukung terwujudnya pemenuhan hak anak, katanya.

********

Kaulinan Barudak.
Kaulinan Barudak.

 

Pelbagai Sumber.