Publik Inginkan Koruptor Dihukum Mati

Jakarta, Garut News ( Ahad, 26/01 – 2014 ).

Ilustrasi. Barangkali Peti Kubur Ini, Cocok Bagi Koruptor, Penjarah APBN Atawan APBD. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. Barangkali Peti Kubur Ini, Cocok Bagi Koruptor, Penjarah APBN Atawa APBD. (Foto: John Doddy Hidayat).

Hasil jajak pendapat dilakukan “Indonesia Survey Center” (ISC) menyebutkan publik menginginkan agar para koruptor dihukum berat.

Survei ini dilakukan terhadap 1.600 responden dari 33 provinsi.

“Yang cukup mengejutkan hukuman mati ternyata dipilih masyarakat sebagai cara paling efektif menghukum koruptor di negeri ini, dengan angka 49,2 persen,” kata Manajer Komunikasi ISC, Andry Kurniawan, di Jakarta, Ahad (26/01-2014).

Selain hukuman mati, kata dia, 24,6 persen responden memilih para koruptor agar dihukum penjara seumur hidup.

Selanjutnya, 11,3 persen responden meminta agar koruptor dimiskinkan.

Survei bertajuk “Capres dan Parpol yang Memiliki Kompetensi dalam Memberantas Korupsi” ini, dilakukan pada 1-12 Januari lalu.

Dengan mengambil populasi seluruh calon pemilih dalam Pemilu 2014 melalui teknik multistage random sampling.

Margin of errornya sekitar 2,4 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan berteknik wawancara dengan pedoman kusioner.

Selain hukuman tersebut, menurut Andry, hasil survei menunjukan 72,9 persen responden percaya pemberantasan korupsi nanti kudu merupakan agenda utama calon presiden 2014.

Sebanyak 26 persen responden pun percaya, pencegahan korupsi kudu dimulai dari partai politik.

NUR ALFIYAH/Tempo.co

Related posts

Leave a Comment