Profil Inspiratif, Aay Ruchiyat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

0
82 views
Drs Aay Ruchiyat, M.Pd Menelisik Potensi Literasi.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 19/07 – 2016 ).

Drs Aay Ruchiyat, M.Pd Menelisik Potensi Literasi.
Drs Aay Ruchiyat, M.Pd Menelisik Potensi Literasi.

Profil inspiratif Garut News hari ini, Selasa (19/07-2016).

Memotret sosok Drs Aay Ruchiyat, M.Pd yang sejak sekitar 16 tahun terakhir tetap konsisten mengajar “Pendidikan Kewarga Negaraan” (PKN) di SMAN 17 Garut.

Bahkan tenaga pendidik atawa guru senior berstatus “calon kepala sekolah” tersebut.

Kini semakin memiliki komitmen kuat bisa segera terus “meningkatkan kualitas pendidikan”.

Kini Semakin Berkomitmen Bisa Segera Terus Meningkatkan Kualitas Pendidikan.
Kini Semakin Berkomitmen Kuat Bisa Segera Terus Meningkatkan Kualitas Pendidikan.

Kepada Garut News dia katakan, bisa segera ditingkatkannya kualitas pendidikan itu, selain berbasiskan terus-menerus diselenggarakannya ragam upaya penataan sarana, dan prasarana penunjang proses “kegiatan belajar mengajar” (KBM).

Juga terwujudnya jalinan kerjasama serta bekerja bersama-sama dengan setiap seluruh tenaga pendidikan, dan tenaga kependidikan, sekaligus terbangunnya komunikasi yang harmonis juga sehat.

Sehingga dengan bernuansakan “soliditas” setiapĀ seluruh pengelola SMAN 17 Garut, dipastikan bisa mewujudkan capaian tujuan pendidikan, imbuhnya, Selasa (19/07-2016).

Kampus SMAN 17 Garut.
Kampus SMAN 17 Garut.

Dikemukakan Aay Ruchiyat, sangat diperlukan pula penyampaian motivasi yang bisa mendorong minimal 90 persen lulusan lembaga pendidikan formalnya, dapat meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta, sekaligus di antaranya senantiasa berupaya memertahankan, serta mengembangkan program bidik misi.

Agar setiap lulusan sekolah ini, temasuk mereka yang berkondisi sosial ekonomi rendah tetapi berkemampuan akademis tinggi, bisa diterima di perguruan tinggi ternama. Negeri maupun Swasta.

Pada tahun ajaran 2015/2016 lalu SMAN 17 Garut memiliki sedikitnya 800 murid kelas satu, dua, dan kelas tiga. Mereka tersebar pada jurusan ilmu pengetahuan alam, serta ilmu pengetahuan sosial.

Drs Ayeh K. Hidayat, M.Pd
Drs Ayeh K. Hidayat, M.Pd

Kemudian pada tahun pelajaran baru 2016/2017 ini, terdapat sedikitnya 250 murid baru mereka seluruhnya masing-masing terdiri 35 murid pada setiap rombongan belajar, atau kelas dengan SPP Rp150 ribu per bulan dari semula Rp125 ribu per bulan.

Selain dilengkapi laboratorium IPA, Biologi, Fisika, dan Perpustakaan juga terdapat sarana olahraga bola voli, basket, serta futsal, dikelola sedikitnya 60 tenaga pendidik di kampus seluas sekitar 10.000 m2, juga sarana multi media.

Guru Bimbingan Konseling SMAN 17 garut, Drs Ayeh K. Hidayat, M.Pd menyatakan, selama ini lulusan sekolahnya banyak yang berhasil meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi.

Gita Fitri Sajikan Jasa Layanan Perpustakaan Sekolah.
Gita Fitri Sajikan Jasa Layanan Perpustakaan Sekolah.

Termasuk anak didik dari kalangan ekonomi tak mampu tetapi berkemampuan akademis tinggi, sekurangnya terdapat 13 lulusan bisa melanjutkan di “Institut Teknologi Bandung” (ITB), 40 lulusan melanjutkan di “Universitas Padjadjaran” (UNPAD), 18 lulusan di “Institut Pertanian Bogor” (IPB).

Juga terdapat sedikitnya 17 lulusan bisa melanjutkan di “Universitas Pendidikan Indonesia” (UPI), bahkan terdapat pula lulusan SMAN 17 Garut yang kini menekuni disiplin ilmu nuklir di ITB dan pergruan tinggi luar negeri, ada pula yang berhasil menekuni disiplin ilmu “Hubungan Internasional” (HI) di UNPAD Bandung.

Dikatakan Ayeh K. Hidayat, pihaknya antara lain memprioritaskan pendidikan pembentukan pribadi yang baik, dan sehat.

Memilih Koleksi Buku Pustaka.
Memilih Koleksi Buku Pustaka.

Pengelola perpustakaan SMAN 15 Garut, Gita Fitri mengatakan, koleksi buku yang dimiliki perpustakaan tersebut, sedikitnya terdapat seribu judul buku dengan sekitar tiga ribu ekslemplar, di antaranya buku-buku mata pelajaran, ensiklopedia MIPA dan Homaniora, juga buku-buku ceritera, dan sastra.

Setiap hari rata-rata sekurangnya didatangi 50 pengunjung, mereka umumnya menggemari ensiklopedia alam, dan juga sejarah.

Kepala Seksi SMA pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Hj. Lilis Mutiroh, M. Mpd menyatakan, SMAN 17 Garut diakuinya masih perlu terus dilakukan ragam penataan lingkungan, serta pertamanan perbukitannya, lantaran ditunjang cukup sejuknya udara sekitarnya.

Menurut Lilis Mutiroh, pak Aay Ruchiyat dinilai memenuhi syarat bisa segera menjadi kepala sekolah, imbuhnya antara lain.

**********