PPALC Berbagi Kepedulian Pada Masyarakat Ekonomi Lemah

0
141 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 06/06 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Salah satu kepedulian sosial pada masyarakat ekonomi lemah, komunitas pengajian Pola Pertolongan Alloh Learning Center (PPALC) Cabang Garut menggelar pengajian menjelang Ramadlan.

Sekaligus berbagi paket sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) terhadap sekitar 80 penduduk berkemampuan ekonomi lemah di lingkungan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) Kebun Teh Dayeuhmanggung Desa Sukatani Kecamatan Cilawu, Jum’at (03/06-2016) lalu.

Kondisi Bedeng Buruh Kebuh di Garut, Jawa Barat.
Kondisi Bedeng Buruh Kebuh di Garut, Jawa Barat.

Paling uniknya, masing-masing penerima paket kepokmas disaratkan membawa mushaf al Qur’an, serta melantunkan shalawat atas Rasululloh SAW guna mendapatkan paket kepokmas tersebut.

Ketua PPALC Dodi Firmansyah katakan, sebenarnya pembagian kepokmas atawa sembilan bahan pokok (sembako) itu merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Jum’at Berkah (GJB) pengejawentahan amal salih dituntunkan Rasululloh SAW mengenai keutamaan Jum’at, khususnya mengenai memerbanyak bershalawat.

Juga, janji Alloh sebagaimana tertuang dalam al Qur’an Surat al An’am ayat 160.

Yakni,”Barang siapa membawa amal baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya. Sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)”.

Tak Layak Huni.
Tak Layak Huni.

“Kita ingin berbagi sembako ini, kita juga sekaligus mengajak membaca Al Qur’an, dan bershalawat. Maka sebelum menerima paket, bersangkutan harus membaca dulu Surat al Kahfi, dan ketika menerimanya mesti menggunakan password dengan membaca shalawat atas Rasululloh SAW,” ungkap Dodi disertai anggota Danu Rusdiana.

Danu katakan, pada pembagian paket kepokmas/sembako di Masjid An Nur Kebun Teh Dayeuhmanggung RT 01/09 Desa Sukatani ini, terlebih dulu digelar pengajian serta calon penerima paket diharuskan membaca al Qur’an dan shalawat.

Dengan harapan pembagian kepokmas/sembako tak malahan mengajari atau membuat orang menjadi pemalas melainkan semakin giat mencari rezeki, dan bersemangat saling berbagi sesama dengan niat karena Allah SWT.

Paket-paket kepokmas/sembako tersebut, diperoleh dari sumbangan para anggota komunitas alumni PPA dari berbagai latar belakang sosial dan profesi. Selain paket kepokmas, masing-masing penerima juga diberikan sejumlah uang senilai Rp60 ribu.

Ungkapan senada dikemukakan Penceramah Ustadz Dudin Badrudin, mengingatkan jama’ah apabila tak semua hal terjadi di dunia ini bisa diperoleh atau dicerna dengan pendekatan logika melainkan kerap kali mesti dengan pendekatan keimanan.

Cara Allah SWT memberikan pertolongan, dan memberikan jalan keluar atas segala persoalan dihadapi manusia itu seringkali justeru di luar nalar manusia itu sendiri.

Allah SWT Maha Kuasa atas Segala Sesuatu. Allahlah pemilik segala-galanya. Sehingga hal tak mungkin menurut nalar manusia, bagi Allah SWT merupakan hal mudah.

**********

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here