Polisi/Satpol-PP Dinilai Tak Berdaya Berantas Petasan

Garut News ( Selasa, 08/07 – 2014 ).

Penjual Petasan dan Mercon Juga Marak Dimana-mana. (Foto: John Doddy Hidayat).
Penjual Petasan dan Mercon Juga Marak Dimana-mana. (Foto: John Doddy Hidayat).

Penduduk pada sejumlah lokasi perkampungan dan perumahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini kian diresahkan kondisi wilayahnya kerap merebak marak bunyi ledakan petasan  serta mercon.

Terutama pada kawasan perkotaan, di antaranya Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Karangpawitan, dan sekitarnya.

Gangguan maraknya ledakan petasan dan mercon tersebut, bahkan dirasakan warga semakin menjadi-jadi hingga pekan pertama pelaksanaan ibadah shaum Ramadhan 1435 H/2014 M ini.

Gangguan bunyi petasan tak hanya terdengar seusai shalat tarawih atawa bada shalat shubuh, melainkan pada sembarang waktu, malahan saat kaum muslimin melaksanakan shalat tarawih.

Sehingga banyak penduduk memertanyakan keberadaan kepolisian, dan “Satuan Polisi Pamong Praja” (Satpol PP) kabupaten setempat, lantaran terkesan tak berdaya mengatasi merebak maraknya petasan, dan mercon beragam ukuran tersebut.

Sedangkan para pembakar petasan itu, didominasi kalangan anak-anak juga remaja berusia sekolah.

“Saya heran. Sebab pada tahun-tahun lalu, petasan tak merebak marak seperti sekarang. Apa sekarang enggak ada razia? Paling menjengkelkan, kerap pembakar petasan ini berlangsung tengah malam,” ungkap Dadang, Ketua Rukun Tetangga 05 di lingkungan RW3 04 Kelurahan Ciwalen, Garut Kota, Selasa (08/07-2014).

Keluhan senada dikemukakan Dindin H(48), penduduk Lebak Agung, Karangpawitan.

Dia miris lantaran tak mustahil dari bermain petasan bisa menimbulkan percekcokan atawa keributan di tengah masyarakat.

Meski membakar petasan tersebut, disertai iseng agar mengagetkan orang lain.

“Saya lihat sendiri, terdapat pembakar petasan sambil naik sepeda motor. Setelah dibakar, petasan dilemparkan ke dekat orang berkerumun. Petasan sekarang kan tak langsung meledak, tetapi agak lama kemudian meledak. Maka ketika petasan meledak membuat orang-orang kaget, pembakar dan pelempar petasannya pun telah jauh dari lokasi,” katanya, kesal.

******

Noel, JDH.

Related posts