Pleci Papua Ditawarkan Pedagang Burung Garut Rp250 Ribu

0
1,535 views

“Pleci Atawa Kacamata Jantan Papua, Zosterops novaeguineae Papua, Ditawarkan Pedagang Burung di Garut Rp250 Ribu”

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 30/01 – 2016 ).

Pleci Papua.
Pleci Papua.

Bumi Cenderawasih atawa Tanah Papua selama ini memiliki ragam sumber daya alam berlimpah-ruah, dengan keunikan dan ciri khas tersendiri. Termasuk keragaman jenis burung yang bersemayam di dalamnya.

Bahkan di Papua juga terdapat burung pleci yang beda dari spesies kita kenal selama ini. Bernama lokal burung kacamata dagu-kuning / black-fronted white-eyed (Zosterops minor) bersuara mengalun indah, dan lantang.

Sedangkan penampilannya, sepintas mirip kacamata dahi-hitam / black-crowned white-eye (Zosterops atrifrons) dari Sulawesi. Lantaran kemiripan tersebut, pleci dagu-kuning kerap dianggap subspesies kacamata dahi-hitam. Padahal wilayah persebarannya berbeda.

Kacamata dagu-kuning berpostur tubuh kecil, sepanjang sekitar 11 cm. Tenggorokannya kuning cerah, sangat kontras dengan dadanya putih bersih. Dahi berwarna hitam, dengan lingkar mata berwarna putih yang lebar dan terputus. Adapun bagian mahkota dan penutup telinganya hijau kekuningan.

Spesies ini terdiri atas empat ras (subspesies), meliputi :

Tersingkir dari Habitat Aslinya.
Tersingkir dari Habitat Aslinya.

Zosterops minor minor: Tersebar di Pulau Yapen dan lereng utara dari deretan pegunungan di dataran utama Pulau Papua bagian timur, hingga Pegunungan Sepik dan Pegunungan Adelbert.

Zosterops minor chrysolaemus: Tersebar di Pegunungan Vogelkop, lereng selatan dari deretan pegunungan di dataran utama Pulau Papua, dan Pegunungan Herzog timur.

Zosterops minor gregarius: Tersebar di kawasan timurlaut Pulau Papua atau Semenanjung Huon.

Zosterops minor delicatulus: Tersebar mulai dari lereng selatan dari deretan pegunungan di tenggara Pulau Papua, hingga ke timur sampai Milne Bay dan Kepulauan D’Entrecasteaux.

Sehingga pleci dagu-kuning hanya bisa ditemukan di Tanah Papua. Beberapa plecimania sering menganggap burung ini sama seperti pleci topi-hitam / black-capped white-eye (Zosterops atricapilla), padahal jelas beda.

Pada lokasi persebarannya, pleci dagu-kuning acap terlihat bersama kelompoknya, terdiri beberapa ekor hingga puluhan ekor. Sedangkan pakan utamanya arthropoda seperti laba-laba dan serangga, biji-bijian, serta buah-buahan.

Spesies ini biasanya ditemukan dalam vegetasi kanopi di hutan, tepian hutan, hutan sekunder dan perkebunan, dengan ketinggian mulai dari 400 hingga 1.450 mdpl.

Kicauannya mengalun indah, bervolume cukup keras atawa lantang. Lagunya dikumandangkan berirama serak, dan berulang (monoton).

Tetapi, tak mustahil jika spesies ini juga memiliki kemahiran berkicau sebagaimana spesies burung pleci lain yang popular terlebih dulu.

*******

Pelbagai Sumber.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here