PKL Pengkolan Kembali Ditertibkan

0
32 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 11/03 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Aparat Satpol PP Kabupaten Garut kembali menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) membandel berjualan pada lokasi terlarang di kawasan pusat kota Garut atawa Pengkolan, Kamis (10/03-2016).

Tak ada perlawanan dilakukan para PKL. Kendati mereka sempat bersitegang dan terlibat adu mulut dengan sejumlah petugas saat ditertibkan.

Satpol PP dibantu petugas dari unsur kepolisian, dan TNI, aparat pemerintah Kecamatan Garut Kota, beserta Disperindagpas kabupaten setempat.

Seorang pemilik toko enggan disebutkan identitasnya mengaku setuju langkah dilakukan petugas menertibkan para PKL. Namun dikatakan, seharusnya penertiban dilakukan sejak awal ketika jumlah PKL membandel masih sedikit.

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pantauan lapangan menunjukan, sekitar 50 PKL ditertibkan para petugas. Kendati tak melakukan perlawanan, beberapa PKL berupaya memertahankan keberadaan mereka di kawasan Pengkolan dengan ragam alasan.

Umumnya, terpaksa kembali berjualan di kawasan Pengkolan lantaran di tempat relokasi di Gedung PKL 1 maupun Gedung PKL 2, aktivitas dagang mereka sepi.

“Jangankan (pembeli) nawar, yang datang juga enggak ada. Itu Gedung PKL mubazir. Kita sebenarnya enggak mau di sana, tetapi pemerintah tetap memaksa,” ungkap seorang PKL menolak disebutkan identitasnya.

Kepala Satpol PP Firman Karyadin katakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan kota, khususnya pusat kota Garut seperti diprogramkan Bupati.

Dikemukakan, hal itu agar kawasan Pengkolan menjadi aman, nyaman, tertib, dan bermartabat. Sebab tempat berjualan bagi para PKL itu disediakan, di Gedung PKL dan tempat lain direkomendasikan.

“Karena banyak lagi PKL berjualan, kami pun segera menertibkannya. Memang di antaranya ada membandel memberikan argumentasi. Tetapi tetap kami jelaskan, trotoar itu bukan tempatnya berjualan,” katanya.

Aparat Satpol PP diterjunkan 65 personil. Sedangkan petugas dari unsur lain seperti kepolisian dan TNI itu baru muncul membantu ketika penertiban mulai dilakukan.

*********

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here