PKL Pelanggar Peraturan Mulai Ditindak Satpol PP

0
7 views
Kepala Satpol PP Kab. Garut, Mlenik Maumeriadi.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 21/07 – 2016 ).

Kepala Satpol PP Kab. Garut, Mlenik Maumeriadi.
Kepala Satpol PP Kab. Garut, Mlenik Maumeriadi.

Para pedagang kaki lima (PKL) pelanggar peraturan atawa masih berdagang di tempat terlarang, mulai ditindak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut. Mereka yang melanggar bakal ditindak tegas dengan tindak pidana singkat (Tipikat).

Dibuktikan pada operasi penertiban PKL di kawasan pusat kota Garut atau Pengkolan, Rabu (20/07-2016), yang dipusatkan pada kawasan Tertib Lalu Lintas Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan sekitarnya.

Tim menemukan belasan PKL di kawasan tersebut tetap mangkal. Mereka akhirnya ditertibkan. Lapak berikut barang dagangan juga diangkut petugas menuju kantor Satpol PP Jalan Pahlawan.

Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Frederico Fernandes katakan, penertiban PKL itu sesuai Perda Nomor 12/2016.

“Para PKL berjualan di atas trotoar maupun di bahu jalan jelas dilarang, sesuai dengan pasal 8 huruf A,” tegasnya.

Pihaknya menertibkan lantaran PKL masih juga beraktivitas pada badan jalan atau di zona terlarang. PKL ditertibkan kemudian dibuatkan Berita Acara. Selanjutnya diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Sedangkan lapak dagangan dan barang bukti disita dipersilakan diambil pemiliknya di kantor Satpol PP dilengkapi Berita Acara.

“Tindakannya bukan tindakan pidana ringan (tipiring), tetapi tindakan pidana singkat. Masalah denda dan lain sebagainya, kita lihat dulu aturannya,” ujar Frederico.

Suasana kawasan Pengkolan sempat menegangkan selama penertiban PKL. Menyusul, sejumlah PKL berupaya melawan petugas dengan menghalang-halangi ketika hendak menyita barang dagangan.

Petugas dengan PKL pun sempat terlibat adu mulut cukup panas. Namun akhirnya para PKL tak bisa berbuat apa-apa ketika petugas memerlihatkan ketegasannya.

Penertiban ini disambut baik sejumlah warga dan pemilik toko. Mereka bahkan berharap penertiban tersebut dilakukan rutin. Sehingga seluruh PKL biasa mangkal di kawasan Pengkolan pindah ke Gedung PKL di Jalan Guntur.

“Jangan hanya gertak sambal. Jangan takut, anggaran dari Pemda kan besar untuk penertiban PKL ini, tetapi Pengkolan tak juga tertib,” ungkap seorang pemilik toko di Jalan Ciledug.

*******

( nz, jdh ).