PKL Merebak Marak Kian Merangsek Gunungapi Papandayan

0
72 views

“BKSDA Segera Tertibkan Kios Ilegal Seputar Lapangan Parkir Gunungapi Papandayan”

Garut News ( Senin, 27/10 – 2014 ).

Kepadatan Lapang Parkir Gunungapi Papandayan, Sabtu (25/10-2014).
Kepadatan Lapang Parkir Gunungapi Papandayan, Sabtu (25/10-2014).

Fenomena para “pedagang kaki lima” atawa PKL, ternyata selama ini tak hanya memusingkan kalangan aparat berupaya menertibkannya pada kawasan perkotaan.

Melainkan di seputar lapangan parkir Gunungapi Papandayan, Cisurupan, Garut, Jawa Barat, pun terdapat “gelagat” serbuan kalangan PKL bakal merebak marak kian merangsek “Taman Wisata Alam” (TWA) gunungapi berkaldera terluas di Asia Tenggara tersebut, jika tak secepatnya tuntas ditertibkan.

Lantaran sekarang juga terdapat sekitar 11 kios PKL didirikan seputar bibir lapangan parkir, sehingga sejak 25 Agustus 2014 Kepala Resor Papandayan, Karwin terpaksa melaporkannya pada Kepala Seksi Konservasi Wilayah V di Garut.

Menyusul sejak musim liburan Lebaran Idul Fitri terdapat oknum masyarakat mendirikan kios-kios PKL, meski diintruksikan dibongkar, tetapi mereka bersikeras tak menggubrisnya.

Kemudian pada 26 Agustus 2014 Kepala Seksi Konservasi Wilayah V BKSDA, Toni Ramdhani, BSc. F meluncurkan nota dinas berupa instruksi agar jajaran Resor Papandayan berkoordinasi dan menghimbau para pemilik 11 kios liar itu, supaya segera dibongkar oleh masing-masing pemiliknya.

Tetapi hingga Sabtu (25/10-2014), bersamaan membludaknya berkisar tiga ribu hingga lima ribu pengunjung, justru 11 kios PKL masih bertengger dan beroperasi seputar lapangan parkir ini.

Staf Seksi Konservasi Wilayah V BKSDA di Garut, Cecep Hidayat kepada Garut News, Senin (27/10-2014), antara lain katakan jajaran Resor Papandayan telah berembuk atawa berkomunikasi dengan 11 pemilik kios PKL.

Diperoleh informasi, masing-masing pemiliknya bakal membongkar sendiri kios PKL itu, katanya.

Sedangkan Kepala Seksi Toni Ramdhani pada nota dinasnya juga mengingatkan, jika para pemilik kios liar ini tak mengindahkan, maka bakal dilakukan pembongkaran secara paksa oleh petugas BBKSDA Jawa Barat.

Bahkan akan diproses sesuai peraturan perundangan berlaku, katanya pula.

Dalam pada itu, 11 kios PKL masing-masing pemiliknya MP Penduduk Ciseupan Karamatwangi, TL (Janggol Karamatwangi), UH (Ciseupan), AK ( Ciseupan), En (Janggol), Ccp (Janggol), Ci (Janggol), AL (Janggol), Ra (janggol), Ys ( Janggol) serta UM (Ciseupan).

*******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here