PKL Jalan Siliwangi Menolak Dipindahkan

0
64 views
Kepala Satpol-PP.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 27/07 – 2016 ).

Kepala Satpol-PP.
Kepala Satpol-PP.

– Kalangan pedagang kaki lima (PKL) selama ini biasa mangkal di kawasan ruas Jalan Siliwangi kembali menegaskan menolak dipindahkan.

Penolakan tersebut disampaikan kepada Tim Penertiban Kota ketika hendak menertibkan mereka dari tempat mangkalnya, Selasa (26/07-2016).

Massa PKL sebagian besar berdagang makanan, dan minuman menggunakan roda tersebut, bahkan dengan lantang meminta para petugas mundur, dan tak memaksa menertibkan dengan menyita barang dagangan. Seperti terjadi pada PKL di kawasan Jalan Ahmad Yani sebelumnya.

Tim terdiri jajaran Satpol PP Garut dibantu unsur TNI, Polri, Denpom 0611 Garut, Dinas Perhubungan, dan aparat pemerintah Kecamatan Garut Kota pun mengalah. Meski mereka sebelumnya berupaya bernegosiasi dengan PKL agar mau ditertibkan.

Bukannya menerima, para PKL malahan semakin bertahan dengan penolakannya. Lebih dua jam proses negosiasi diwarnai debat dan adu mulut penuh emosi.

“Kami siap pindah, asalkan Satpol PP mundur. Kami akan pindah sendiri. Roda ini tak harus didorong petugas. Kami minta petugas juga mundur,” kata Asep Nurjaman, salah seorang pendamping PKL.

Menjelang tengah hari, setelah melihat para petugas mengambil langkah mundur, sejumlah PKL pun tampak mengemasi barang-barangnya, dan berlalu meninggalkan tempat mangkalnya.

“Bupati pernah bilang, katanya PKL di Siliwangi mau ditata di tempat. Katanya mau dikasih roda. Tetapi kenyataannya sampai saat ini mana? Malah diobrak-abrik tak jelas. Kalau pindah ke Jalan Muhammadiyah juga harus jelas. Pindah ke sana malah bakal macet dan semrawut,” ketus pedagang juga pengurus asosiasi PKL Jalan Siliwangi, Amang (53).

Dikemukakan, PKL Siliwangi menolak tegas dipindahkan. Apalagi mereka hingga kini belum mendapatkan tempat di gedung PKL. Baik di Gedung PKL I maupun Gedung PKL II di Jalan Guntur.

Kepala Satpol PP Mlenik Maumeriadi katakan, penertiban PKL di Jalan Siliwangi termasuk prioritas selain di Jalan Ahmad Yani. Namun pihaknya memilih mundur ketika terjadi penolakan untuk menghindari benturan.

“Tapi kami terus menegakkan Perda. Kami tegakkan Perda secara perlahan-lahan,” imbuhnya.

*******

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here