Pizza Apa Ya… Kuliner Khas Upaya Cegah Corona

0
36 views
Penuhi Kebutuhan Asupan Gizi Bisa Tingkatkan Kualitas Imunitas Tubuh.
Berformula Pengemasan Higienis Dijamin ‘Halal’, Juga Berharga Murah Disesuaikan Sosial Ekonomi di Masa Pandemi. Hanya Rp10 ribu Setiap ‘Satu Box Pizza’.

“Impresif Pilihan Lain Destinasi Baru”

Garutnews ( Kamis, 03/12 – 2020 ).

Pizza Apa Ya…. sangatlah mudah diperoleh di Perum Citra Jaya Sentosa Gordah B.61 guna mendapatkan jenis kuliner khas sebagai upaya mencegah corona. Lantaran ragam kandungan gizinya bisa meningkatkan kualitas imunitas tubuh.

Bahkan formula pengemasannya pun dipastikan higienis bahkan dijamin ‘Halal’, malahan juga harganya disesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat di masa pandemi. Hanya Rp10 ribu setiap ‘Satu Box Pizza’.

Pizza, hidangan gurih asal Italia tersebut, selama ini dikenal variasi Calzone, Panzerotti, Stromboli, sedangkan kandungan gizinya termasuk: USDA Jumlah Per 100 g100 gKalori (kcal) 266 Jumlah Lemak 10 g.

Upaya Meningkatkan Kualitas Imunitas Tubuh.

Lemak jenuh 4,5 g Lemak tak jenuh ganda 1,7 g Lemak tak jenuh tunggal 2,6 g Lemak trans 0,2 g Kolesterol 17 mg Natrium 598 mg Kalium 172 mg.

Jumlah Karbohidrat 33 g Serat pangan 2,3 g Gula 3,6 g Protein 11 g Vitamin A 358 IU Vitamin C 1,4 mgKalsium 188 mg Zat besi 2,5 mgVitamin D 0 IU Vitamin B6 0,1 mgVitamin B12 0,4 µg Magnesium 24 mg.

“Penularan Semakin  Memprihatinkan”

Ragam upaya pencegahan kian mendesak dilakukan, selain konsisten menerapkan protokol kesehatan juga perlu memenuhi asupan makanan bergizi halal, higienis, yang terjangkau isi kantong sebagai upaya mencegah predator coronavirus disease 2019.

Sebab kini penularannya semakin mengkhawatirkan. Penambahan kasus baru positif dari pelbagai wilayah kecamatan terus terjadi pada beragam klaster. Demikian pula jumlah kematian yang diakibatkannya cenderung terus meningkat.

Meski penyebarannya di Kabupaten Garut didominasi klaster keluarga, penularan antaranggota keluarga, klaster tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan (faskes) dan klaster perkantoran pun kian merebak marak.

Sehingga pelayanan terhadap masyarakat pun terganggu akibat penutupan faskes maupun kantor terjadi penularan Covid-19.

Berikutnya faskes dan kantor terpaksa ditutup karena terjadi penularan pada pegawainya, antara lain kantor Pemerintah Kecamatan Kadungora, Puskesmas Banjarwangi, Puskesmas Wanaraja, RSUD Pameungpeuk, Kantor Dinas PUPR, dan Kantor Disperindag-ESDM.

Sejumlah faskes maupun kantor sebelumnya sempat dilakukan penutupan sementara akibat pandemi yakni Dinkes, Klinik Cisanca, Klinik Baiturrahman, Klinik Bethesda, Puskesmas Tarogong, Puskesmas Pembangunan Tarogong Kidul.

Kantor ART/BPN Garut, DPRD Garut, kantor Bupati/Wabup/Sekda di lingkungan Setda Pemkab Garut, Puskesmas Cibiuk, Puskesmas Bagendit Banyuresmi, Puskesmas Cisurupan, Puskesmas Karangmulya Karangpawitan, Puskesmas Karangsari Leuwigoong.

Puskesmas Lembang Leles, Puskesmas Cempaka Karangpawitan, Puskesmas Limbangan, Puskesmas Cilawu, dan Puskesmas Guntur Garut Kota. Beberapa perkantoran juga mengalami penutupan, kendati tak sepenuhnya.

“Penutupan resmi (Kantor Permintah Kecamatan Kadungora) diajukan hari ini, seusai dilakukan tes swab pada semua pegawai. Hasil swab dari pegawai yang positif itu baru kemarin hasilnya dari dites swab 30 November kemarin,” kata Camat Kadungora Ahmad Mawardi, Kamis (03/12-2020).

Dikatakan, penularan Covid-19 pada pegawainya diduga terjadi dari mertua bersangkutan sebelumnya berstatus suspek, namun belakangan dikonfirmasi positif, katanya.

Camat pun meminta masyarakat tetap tenang, dan tak perlu panik atau paranoid dengan terjadinya penularan. Namun juga, tak boleh meremehkan adanya Covid-19, imbuhnya.

“Seyogyanya kita berikhtiar tetap memerhatikan dan melaksanakan 3M. Senantiasa proaktif mengikuti anjuran satgas dan mengikuti setiap upaya tracking dan tracing agar memudahkan pendeteksian keberadaan dan kluster penularan,” katanya pula.

Dia juga meminta masyarakat tak memberikan stigma negatif terhadap warga lain terkena Covid-19 karena kejadian tersebut bukanlah aib. Semua terkena Covid-19 merupakan korban pandemi Covid-19 wajib ditolong dan diberikan motivasi tetap kuat melawan virus tersebut sehingga bisa sembuh seperti sedia kala.

Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten setempat, Kamis (03/12-2020) Pukul 19:28:02 WIB, keseluruhan terkonfirmasi positif di kabupaten ini mencapai 2.001 orang dengan 50 kasus di antaranya meninggal dunia, 1.221 kasus dinyatakan sembuh, dan 730 kasus diisolasi.

*******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here