Pesona Kawah Talaga Bodas Dikepung Hutan Perbukitan

Garut News ( Ahad, 01/06 – 2014 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Satu di antara banyak potensi wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berdaya tarik pesona alami patut dikunjungi, Taman Wisata Alam (TWA) Talaga Bodas.

Sesuai sebutannya, Talaga Bodas atawa danau putih.

Berupa bentangan telaga kawah Gunung Talaga Bodas berperairan putih. Mirip objek wisata Kawah Putih Kabupaten Bandung.

Kawahnya pun masih memiliki aktivitas vulkanik, namun selama ini dinilai tak berbahaya, maupun aman dikunjungi.

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Aroma bau belerang menyengat hidung khas kawasan obyek wisata berbasiskan panorama perkawahan, terasa lenyap dengan pesona alami sekitarnya.

Sehingga pengunjung pun betah berlama-lama menikmati nuansa alami tersebut.

Kendati sengatan bau belerang tak bisa dihindari seputar lokasi, panorama alamnya menawan ternyata bisa menjadikan pengunjung bertahan menikmati suasana kawasan seluas sekitar 23,85 hektare pada ketinggian sekitar 1.512 mdpl itu.

Apalagi terdapat fasilitas kolam berendam pengunjung. Suhu air panas berkandungan belerang cukup tinggi diyakini dapat mengobati keluhan penyakit kulit, dan rematik, serta memerlancar peredaran darah sehingga otot kaku lantaran kelelahan bisa kembali lancar, juga segar.

Nikmati Usia Senja di Talaga Bodas. (Foto : John Doddy Hidayat).
Nikmati Usia Senja di Talaga Bodas. (Foto : John Doddy Hidayat).

Sambil berendam nikmati air panas terasa memijat sendiri sekujur tubuh, pengunjung pun mendengar alunan musik alami, gemercik air, pergesekan daun dihembus angin, serta kicauan beragam jenis burung pada kerimbunan hutan sekitarnya.

Sekali-kali terdengar letupan uap air mengepul dari lubang kawah seberang danau.

Namun meski sekeliling Talaga Bodas dipasang pagar pengaman, termasuk sejumlah papan peringatan terkait titik lokasi berbahaya dilarang dimasuki pengunjung, pengunjung pun disarankan tetap waspada dan hati-hati.

Jangan sampai menginjak kawah kering diduga aman, serta terdapat kemungkinan menghirup asap atawa gas belerang berlebihan maupun gas lain dihasilkan kawah bisa menyebabkan gangguan pernapasan dan lainnya.

Melintasi Pyramid Gunung Sada Hurip. (Foto : John Doddy Hidayat).
Melintasi Pyramid Gunung Sada Hurip. (Foto : John Doddy Hidayat).

Sebelum memasuki kawasan Talaga Bodas, pengunjung pun merasakan kesegaran udara pegunungan masih bebas polusi asap kendaraan.

Sepanjang perjalanan mulai belokan pertigaan Pasar Wanaraja menuju lokasi TWA Talaga Bodas, pengunjung disuguhi pemandangan alam perbukitan hijau diselingi beragam aktivitas penduduk setempat.

Pada beberapa titik lokasi, pengunjung bisa melihat warga bertani, atawa sibuk bekerja memproduk batu bata merah banyak terdapat di sekitarnya.

Berwisata ke Talaga Bodas. (Foto " John Doddy Hidayat).
Berwisata ke Talaga Bodas. (Foto : John Doddy Hidayat).

Tak heran, jika dengan hawa sejuk pegunungan serta pemandangannya menawan seperti itu, kawasan TWA Talaga Bodas berbatasan Kabupaten Tasikmalaya itu belakangan menjadi salah satu obyek wisata kerap dikunjungi wisatawan, terutama pada hari libur.

Bahkan tak sedikit para pasangan calon pengantin sengaja berkunjung ke TWA Talaga Bodas melakukan pemotretan berlatar belakang pemandangan menakjubkan itu.

Selain berwisata, atawa jalan-jalan menikmati keelokan panorama alami, di sana pengunjung juga beraktivitas wisata lainnya, seperti pendakian, tracking, dan foto hunting.

“Bagus sekali pemandangan dan suasananya. Saya juga baru sekali keini. Belum puas sih karena datang ke lokasi tengah hari. Jadi waktunya sebentar. Tetapi, insya Allah, kapan-kapan ke sini lagi bersama keluarga,” kata Subakat(47), warga Kelurahan Ciwalen, Garut Kota, Sabtu (31/05-2014).

*******

Noel.

Related posts