Jelang Ramadlan Kepala Disperindagpas Garut “Turun Gunung”

0
71 views

“Persediaan Beras Gudang Bulog Tarogong Capai 10.800 Ton”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat 

Kepala Disperindagpas Menunjuk Angka Digital Meteran SPBU, Didampingi Kepala UPTD Pasar H. Dayat.
Kepala Disperindagpas Wawan Nurdin, Menunjuk Angka Digital Meteran SPBU, Didampingi Kepala UPTD Pasar H. Dayat.

Kepala “Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pengelolaan Pasar” (Disperindagpas) Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, Jum’at (03/06-2016) atawa beberapa hari menjelang Puasa Ramadlan 1437 H/2016 mendadak sontak “turun gunung”, menyelenggarakan inspeksi mendadak (sidak).

Dia bersama jajaran Disperindagpas kabupaten setempat, selain menelisik kualitas serta harga ragam komoditi kemasan pada Mall maupun pusat perbelanjaan di Kota Garut.

Antara Lain Didampingi Kabid Perdagangan, Endang Amar serta Kepala Subag Tata Usaha UPTD Pasar, Akhmad Wahyudin, Menelisik Kualitas Persediaan Beras di Gudang Bulog Tarogong.
Antara Lain Didampingi Kabid Perdagangan, Endang Amar serta Kepala Subag Tata Usaha UPTD Pasar, Akhmad Wahyudin, Menelisik Kualitas Persediaan Beras di Gudang Bulog Tarogong.

Juga antara lain mendatangi Gudang Bulog Tarogong, serta mengunjungi salah satu “Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum” (SPBU).

Pada pusat perbelanjaan tersebut, di antaranya diketemukan mata dagangan kemasan daging ayam bukan ras dengan harga relatif murah dibandingkan yang kini dipasarkan di pasar tradisional.

Namun umumya berkondisi pucat pasi, yang menurut pengelola perdagangannya tak bermasalah.

Lantaran pengaruh rendahnya temperatur pada lemari pendingin, katanya.

Bersama Endang Amar Menakar Kualitas Persediaan Beras di Gudang Bulog Tarogong.
Bersama Endang Amar Menakar Kualitas Persediaan Beras di Gudang Bulog Tarogong.

Sedangkan pada Gudang Bulog Tarogong, diperoleh informasi persediaan berasnya mencapai 10.800 ton bisa memenuhi kebutuhan hingga empat bulan mendatang, sebagaimana dikemukakan Kepala Gudang itu, Dimas Farghan.

Farghan katakan, harga beras dari gudang Rp7.300 per kilogram.

Kemudian jika menggelar operasi pasar murah menjadi Rp7.900 per kilogram bahkan dengan harga pasar berkisar Rp8.000 hingga Rp9.000 per kilogram.

Sebab antara lain diperlukan biaya kemasan serta ongkos transfortasi.

Kepada Pers, Wawan Nurdin juga mengemukakan setiap seluruh jajaran pada institusinya senantiasa kian berupaya maksimal mengendalikan terjadinya lonjakan harga ragam kebutuhan bahan pokok.

Beserta dengan barang kepentingan lainnya, menjelang Puasa Ramadlan serta Lebaran Idul Fitri.

Berdialog Langsung Dengan Kepala Gudang Bulog Tarogong, Dimas Farghan.
Berdialog Langsung Dengan Kepala Gudang Bulog Tarogong, Dimas Farghan.

Sedangkan diselenggarakannya Sidak, di antaranya guna mengetahui kondisi pasar termasuk perkembangan harga dan kualitas ragam mata dagangan pemenuhan kebutuhan masyarakat ini.

Sehingga di SPBU pun menyempatkan berdialog dengan pengelola maupun operatornya, guna dijadikan bahan kajian dengan harapan tak terjadi kelangkaan BBM.

 

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here