Perlukan Kesepahaman BNN – Polri Menekan Pengguna Narkoba

Jakarta, Garut News ( Rabu, 05/02 – 2014 ).

Ilustrasi. Gebyar Budaya Tanpa Penyalahguna Narkoba di Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. Gebyar Budaya Tanpa Penyalahguna Narkoba di Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Rakor bersama Polri, bertujuan sinergitas pelaksanaan tugas BNN, dan Polri pada “Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba” (P4GN).

Tidak hanya itu, Rakor di Menara Bidakara, Rabu (05/02-2014), ini juga membahas permasalahan dihadapi BNN, pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia.

Indonesia dihadapkan pada masalah Narkoba sangat menghawatirkan, lantaran terdapat empat juta lebih terlanjur mengonsumsi Narkoba, ditambah Narkoba illegal baik sintetis, alami, atawa Narkoba jenis baru beredar luas pada masyarakat.

Salah satu penyebab permasalahan tersebut belum bisa diselesaikan, pandangan masyarakat dan aparat penegak hukum terhadap pengguna Narkoba dianggap sebagai pelaku kejahatan, sampah masyarakat, dan beragam stigma lain, sehingga mereka dihukum penjara.

Mereka korban sebab mereka kehilangan masa lalu dan masa kininya, jangan sampai mereka kehilangan masa depan, sebaiknya direhabilitasi.

Langkah-langkah menanggulangi masalah Narkoba diharapkan seimbang, antara pendekatan demand dan supply reduction.

Terhadap jaringan peredaran Narkoba dilakukan langkah-langkah lebih progresif, sehingga pelaku kejahatan terlibat jaringan peredaran gelap Narkoba tak hanya dihukum dengan undang-undang Narkotika, tetapi juga dijerat undang-undang tindak pidana pencucian uang secara terpisah.

Sedangkan terhadap pengguna Narkoba diberikan alternatif penghukuman berupa rehabilitasi.

Rakor antara BNN dan Polri, langkah sangat penting, menyusul tren perkembangan permasalahan penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba menjadi ancaman kejahatan masa depan serius terhadap kehidupan berbangsa, dan bernegara.

Melalui Rakor ini, BNN dan Polri berharap terdapat kesepahaman bersama menekan laju peningkatan pengguna Narkoba di Indonesia.

Selain itu, kebutuhan BNN pemenuhan sumber daya manusia bisa terpenuhi, lantaran tuntutan dan harapan masyarakat pada penanggulangan masalah Narkoba cukup besar.

Demikian dikemukakan Kepala BNN, Dr Anang Iskandar melalui Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Rabu (05/02-2014).

****** John.

Related posts