Pergerakan Tanah Cilawu Meluas Ancam Puluhan Rumah

0
14 views
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Garutnews ( Kamis, 18/02 – 2021 ).

Pemkab Garut segera merelokasi warga penyintas bencana pergerakan tanah di Kampung Cipager Karyamekar Cilawu ke lokasi aman. Lantaran pergerakan tanah masih terjadi bahkan meluas menyebabkan tempat tinggal mereka semakin terancam bahkan sebagian tak bisa ditempati lagi.

Dari semula hanya mencakup 15 unit rumah berzona merah, kini diestimasikan bertambah menjadi 40 unit rumah. Penduduk pun dilarang menempati rumah tinggal pada zona merah tersebut.

“Kami menyimpulkan bencana itu kian meluas. Ancaman juga terus meluas. Pergerakan (tanah) terjadi setiap jam, ini sangat berbahaya. Jadi, kami memutuskan segera membeli tanah relokasi,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan usai meninjau lokasi bencana, Rabu (17/02-2021).

Warga penyintas pun setuju tempat tinggal mereka direlokasi dengan syarat lokasinya berada di lingkungan Kampung Cipager.

“Kami dalam dua-tiga hari ada negosiasi dengan pemilik tanah. Saya menjamin Pemda mungkin nanti dibantu BNPB menyelesaikan masalah ini di pasca bencana,” katanya.

Sedangkan lahan relokasi bagi para penyintas rumahnya tak bisa ditinggali lagi ini, memiliki luas sekitar satu hektare, dapat menampung sekitar 50 unit rumah. Lokasi tanah itu juga masih berasa di lingkungan Kampung Cipager.

******

Abisyamil/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here