Perempuan Berkemajuan Tingkatkan Kader Aisyiyah Garut Berkualitas

0
17 views
Pengkaderan.

Garut News ( Ahad, 06/05 – 2018 ).

Pengkaderan.

Perkaderan, agenda penting yg dijadwalkn Majelis Pembinaan Kader di pelbagai tingkatan Aisyiyah, di lingkungan Wilayah/provinsi, Daerah maupun Cabang.

Hari ini, Ahad 6 Mei 2018 Pimpinan Cabang Aisyiyah Panawuan tuntas melaksanakan agenda tersebut bertarget peserta 150 orang.

Namun meski terealisasi tak sampai 100 peserta, tetapi penyelenggaraannya berjalan lancar, pemberi materi pun tetap bersemangat menghidupkan sekaligus menyuntikkan ghiroh beraisyiyah kepada para kader persyarikatan otonom khusus Muhammadiyah ini.

“Kader anggota inti organisasi terbaik, terpilih dan terlatih, tulang punggung serta penggerak sekaligus diharapkan bisa memegang peran penting bagi sebuah organisasi”,┬áimbuh Nining Rokayah, S.Ag Ketua umum PCA Panawuan.

Kuatnya integritas dan komitmen kader ibarat sebuah tanaman akarnya kuat menghunjam ke dalam tanah, batang serta daun yg menawan dan menakjubkan, seperti digambarkan QS Al Fath ayat 29, ungkapnya.

KH Ahmad Dahlan mendirikan Aisyiyah atas dasar hukum yang ada dalam QS An Nahl ayat 97, artinya : “Barangsiapa yg mengerjakan amal sholeh baik laki2 maupun prmpuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”.

“Misi perkaderan Aisyiyah: menegakkan dan menyebarluaskn Islam berlandaskan pada keyakinan tauhid bersumber ajaran Al Quran dan Sunnah Rosul secara benar”, beber nara sumber Hj Nia Juariah, S.Ag ketua 2 PCA Panawuan.

Menciptakan semangat amar makhruf nahi munkar, melibatkan seluruh potensi masyarakat, baik pria maupun wanita dalam mencapai tujuan organisasi, tambahnya.

“Sedangkan tujuan kegiatan ini antara lain terbentuknya kader ‘Aisyiyah yang memiliki ruh, integritas dan kompetensi sehingga dapat berperan sebagai kader organisasi, persyarikatan, kader ummat, bangsa termasuk kader kemanusiaan”, ungkap Uman Kusdiman sekrtaris PCM Panawuan selaku nara sumber materi “Ideologi Muhammadiyah dan Etika Muhammadiyah”.

Kemudian profil kader Aisyiyah itu beriman yang benar dan teguh. Iman dan bertaqwa menjadi semangat dalam dakwah amar makhruf nahi munkar. Norma agama menjadi tolak ukur dalam kehidupan. Yakin menjadi anggota Aisyiyah adalah jalan menjadi hamba Allah yang bertaqwa. Siap menjalankan tugas organisasi.

Berfikir maju dan berjiwa optimis. Selalu siap berperan sebagai pelaku perubahan ke arah yg lebih baik bagi organisasi. Berkemampuan sebagai subjek dakwah berwawasan luas, menguasai teknologi, media dan informasi bagian dari strategi dakwah.
Demikian perwakilan Majelis Pembinaan Kader PDA Garut disampaikan Ai Deti Rahmayanti, M.Pd.

*********

Esay/Fotografer : S. Budiani.