Ibu 59 Tahun Masih Produksi Selimut ATBM

0
14 views
Ibu Iim.

“ATBM Ibu Iim Mulai Keropos Bawahnya Digerus Rayap”

Garut News ( 23/05 – 2019 ).

Ibu Iim.

Ny. Iim, ibu berusia 59  tahun hingga kini bahkan pada sepanjang Shaum Ramadlan 1440 H/2019 ini, kian gencar memproduksi selimut dengan menggunakan ‘Alat Tenun Bukan Mesin’ (ATBM).

Penduduk Kampung Sirnahurif di Desa Sukarasa Kecamatan Samarang Garut, Jawa Barat, tersebut mengaku setiap hari dia bisa memproduksi tiga helai selimut dengan nilai jual Rp30 ribu setiap helainya.

Rehat Sejenak.

Sedangkan segmen pemasarannya hanya sebatas lokal Garut, beda dengan lima tahun silam bisa menembus pangsa pasar Lampung Sumatera, yang kini terlibas persaingan produk selimut berbulu.

“Padahal kualitas produk selimut saya bisa bertahan hingga belasan tahun,” ujar Ibu Iim.

Sehingga yang semula di kampungnya terdapat lima produsen, sekarang hanya menyisakan tiga kepala keluarga yang masih memiliki piranti ATBM, termasuk miliknya yang sudah berusia 40 tahun dibeli dari Majalaya Bandung.

“ATBM milik Ibu Iim pun kini mulai keropos bagian bawahnya, akibat digerus rayap”

Bahkan untuk jenis benang tertentu, ia pun masih berbelanja di Majalaya lantaran harganya lebih murah dibandingkan berbelanja di Kota Bandung, katanya kepada Garut News, Kamis ( 23/05 – 2019 ).

Ny. Iim pun menunjukan produk topi muslim yang disulam secara manual maupun hanya dengan tangan bernilai jual Rp15 ribu per buah, yang bakal dikirim ke pangsa pasar di Malaysia, ungkapnya pula.

*********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here