Perekonomian Masyarakat Pasar Andir Bayongbong Lumpuh Total

Garut News ( Kamis, 18/09 – 2014 ).

Ludes Terbakar.
Ludes Terbakar.

Perekonomian sebagian besar masyarakat atawa para pedagang di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat, kini berkondisi lumpuh total.

Menyusul menjadi porak-porandanya pasar tersebut, lantaran diranggas kobaran api, Rabu (17/09-2014) malam, sejak sekitar pukul 20.00 WIB.

Kobaran api bisa dipadamkan secara bertahap sejak menjelang Kamis (18/09-2014) dini hari.

Kerugian masyarakat pasar peresmian pembangunannya dilakukan Bupati Garut, Toharudin Gani pada 30 Mei 1995 tersebut, di antaranya berupa ludes terbakarnya seluruh omset beragam komoditi mereka.

Ny. Emin Bersama Suami Merenungi Takdir Dialaminya Sejak Rabu (18/09-2014) Pukul 20.00 WIB Hingga Siang Keesokan Harinya.
Ny. Emin Bersama Suami Merenungi Takdir Dialaminya Sejak Rabu (18/09-2014) Pukul 20.00 WIB Hingga Siang Keesokan Harinya.

Juga banyak pedagang masih memiliki utang pada pihak perbankan, sebagaimana diungkapkan mereka termasuk Ny. Emin(55).

Kepada Garut News, Kamis (18/09-2014) dia bersama suaminya katakan, seluruh komoditinya berupa kain dan baju bernilai Rp300 juta, ludes terbakar.

Bahkan kios anjungannya pun kini hanya menyisakan puing tembok beton masih berdiri.

Sehingga diharapkan segera terdapat bantuan permodalan melalui jasa baik Pemkab setempat.

Sebab, kini untuk sekedar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari terpaksa menjual besi rongsokan bekas terbakar, meski hanya bernilai jual Rp1000 per kilogram, katanya.

Para Pedagang Korban Pasar Terbakar Masih Didera Traumatis.
Para Pedagang Korban Pasar Terbakar Masih Didera Traumatis.

Para pedagang lain korban kebakaran tersebut, juga kini menjual rongsokan bekas terbakar.

Kebakaran hebat ini bisa dipadamkan setelah sekitar sepuluh unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) diturunkan ke TKP.

Sebab diperkirakan terdapat 800 kios terbakar, yang sulit dipadamkan lantaran kondisi angin kemarau yang kencang, serta tak tersedianya sumber air dekat lokasi.

Sedangkan kendala lainnya, banyaknya penduduk menonton seputar TKP kebakaran.

Hingga Kamis (18/09-2014) Siang, Petugas Damkar Masih Lakukan Pemadaman Sisa Titik Api.
Hingga Kamis (18/09-2014) Siang, Petugas Damkar Masih Lakukan Pemadaman Sisa Titik Api.

Sumber penyebab kebakaran tersebut, masih ditelisik beserta total kerugian yang diakibatkannya.

Demikian dikemukakan sejumlah petugas Damkar di lokasi kejadian, yang hingga menjelang tengah hari, Kamis (18/09-2014), kepulan serta titik api masih banyak terdapat pada beberapa tempat.

Sehingga upaya pemadaman terus-menerus dilakukan.

Langsung Dikilo.
Langsung Dikilo.

Hingga berita ini disusun, masyarakat seputar lokasi kejadian terus-menerus berdatanga.

Mereka terdiri sanak-saudara para pemilik kios terbakar.

Banyak pula warga memungut serpihan barang bekas terbakar, termasuk piring dan barang pecah belah lainnya.

Dalam pada itu, beberapa pengusaha rongsokan juga berdatangan lengkap dengan membawa kendaraan bak terbuka.

Dipanen Pengusaha Rongsokan.
Dipanen Pengusaha Rongsokan.

Terdapat pula anak-anak hanya sekedar mengumpulkan paku dari bekas kayu terbakar.

 

******

 

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts