Peran Fungsi Komite Sekolah Dinilai Tak Optimal

0
125 views

“Selama Ini Mengesankan Formalitas dan Banyak Berpihak Pada Kepentingan Kepala Sekolah”

Garut News ( Selasa, 23/12 – 2014 ).

Nova Mariana.
Nova Mariana.

Peran dan fungsi Komite Sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama ini dinilai tak optimal.

Bahkan banyak orangtua murid berpendapat mengesankan hanya formalitas, dan banyak berpihak pada kepentingan kepala sekolah.

Menyikapi mirisnya kondisi dunia pendidikan tersebut, Ketua Dewan Pendidikan kabupaten setempat H. Komar M, M. MPd ketika didesak pertanyaan Garut News akhirnya mengakui fenomena memilukan itu.

Malahan kata dia, permasalahan umum yang nampak selama ini pun, peran dan fungsi komite ini tak optimal, apalagi dikaitkan dengan suatu landasan konstitusional.

Komar. M
Komar. M

Padahal katanya pula, pendidikan tak hanya tugas pemerintah tetapi juga keterlibatan masyarakat, ungkap Komar berteori.

Dikemukakan, hari ini (Selasa, 23/12-2014), berlangsung revitalisasi dan representasi aktualisasi peran dan fungsi komite dalam mewujudkan jasa layanan pendidikan bagi kita semua, tandasnya pada penyelenggaraan Rapat Koordinasi Forum Kumunikasi Komite Sekolah Kecamatan Se Kabupaten Garut.

Lantaran tugas komite ini, di antaranya kudu terlibat aktif dalam menentukan kebijakan-kebijakan di tingkat satuan pendidikan.

Selain itu, terlibat langsung dalam penentuan visi dan misi sekolah, serta memberdayakan semua sumber daya pendidikan di setiap seluruh sekolahnya masing-masing.

Agar keberadaan sekolah tersebut, memiliki kepastian jaminan kualitas yang bisa dirasakan bagi siapapun pengguna dan pemanfaatnya, tegas Komar, mengingatkan.

Dikatakan, komite itu sepatutnya menjadi representasi seluruh kepentingan masyarakat dalam pendidikan.

Sehingga komite juga kudu dilibatkan di sekolahnya masing-masing, atawa jangan hanya guru dan kepala sekolah, tandas mantan Kadisdik Garut itu, bernada sangat serius.

“Baru Sekali Seumur Hidup”

Rakor Forum Komite Sekolah Kecamatan Se-Kabupaten Garut.
Rakor Forum Komite Sekolah Kecamatan Se-Kabupaten Garut.

Nova Mariana, S.Pd tenaga kependidikan SMPN 6 Garut menyatakan, seumur hidupnya barulah sekarang ini, terdapat helatan silaturahmi dikemas pada Rakor Forum Komunikasi Komite Sekolah Kecamatan Se-Kabupaten Garut.

Meski berlangsung sehari, namun terdapat perwakilan dari setiap seluruh 42 wilayah kecamatan, dinilainya sangat positip, dan layak diapresiasi positip pula, katanya.

Agar mis komunikasi selama ini mengenai peran dan fungsi komite bisa segera dibenahi secara proporsional.

Setiap seluruh peserta, selain mendapatkan beragam pemaparan dari unsur Dewan Pendidikan, mereka pun berdiskusi dan mendapatkan isian atawa kuesioner. Guna menguatkan peran dan fungsi komite sekolah.

Kusioner terdiri bagian pertama berisi 12 pertanyaan, bagian kedua (11 pertanyaan), bagian ketiga (sembilan pertanyaan), dan bagian keempat dengan tujuh pertanyaan.

Bagian pertama, berupa pertanyaan berhubungan peran komite sekolah sebagai badan pertimbangan, bagian kedua berupa pertanyaan berhubungan dengan peran komite sebagai badan pendukung.

Disusul bagian ketiga pertanyaan berhubungan dengan peran komite sekolah sebagai badan pengontrol, serta bagian keempat pertanyaan berhubungan dengan peran komite sekolah sebagai badan penghubung atawa mediator.

Contoh pertanyaannya antara lain, dalam perencanaan sekolah apakah komite sekolah dilibatkan?

“Walauhualam bi sawab”

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here