You are here
Peran Civitas Akademika Mendukung Konstruksi Dekriminalisasi POLKAM 

Peran Civitas Akademika Mendukung Konstruksi Dekriminalisasi

Jakarta, Garut News ( Kamis, 07/11 ).

Ilustrasi, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, AKBP Widayati, BA Jelaskan P4GN pada Pers. (Foto: John).
Ilustrasi, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, AKBP Widayati, BA Jelaskan P4GN pada Pers. (Foto: John).
Dekriminalisasi, dan depenalisasi bagi penyalah guna narkoba semakin akrab di tengah masyarakat Indonesia, sehingga kudu semakin didengungkan agar paradigma penanggulangan narkoba di negeri ini proporsional.

Pada konteks ini peran civitas akademika, baik dosen, mahasiswa dan unsur lain di dalamnya, bisa direvitalisasi agar dapat membantu memercepat konstruksi dekriminalisasi, dan depenalisasi terhadap penyalah guna narkoba.

Kemudian, peran seperti apakah bisa dimainkan civitas akademika mendorong percepatan konsep di atas?

Foto : Humas dan Dokumentasi BNN.
Foto : Humas dan Dokumentasi BNN.
Menjawab ini Kepala BNN, DR Anang Iskandar mengemukakan, pembentukan Community Based Unit (CBU) berbasis lingkungan pendidikan dapat dikembangkan di kampus.

Menyusul dengan CBU tersebut, para civitas akademika lebih menghadapi tantangan nyata, lantaran program dijalankan langsung berkaitan dengan konseling hingga pendampingan terhadap penyalah guna narkoba, guna mengarahkan mereka supaya menjalani rehabilitasi medis dan sosial.

Sebagai salah satu langkah pemberdayaan kampus mendukung gerakan penanggulangan narkoba, pada hari ini Kamis (07/11), BNN menggandeng Universitas Budi Luhur (UBL) bisa berperan serta melakukan aksi nyata pada program “Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba” (P4GN).

Kerja sama dibangun kedua pihak ini, ditandai penandatanganan nota kesepahaman antara BNN dengan UBL, di Ruang Rapat BNN lantai tujuh.

Usai penandatangan nota kesepahaman itu, UBL diharapkan bisa lebih berperan serta penanggulangan masalah narkoba.

Dalam aspek prevensi, kampus ini proaktif melalui kader anti narkobanya mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan bidang rehabilitasi, kampus tersebut diharapkan dapat membentuk dan memaksimalkan fungsi CBU, serta mendorong para penyalah guna narkoba melaporkan dirinya ke “Institusi Penerima Wajib Lapor” (IPWL).

Bak tak kalah penting pula, kampus ini berupaya membersihkan lingkungannya dari penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan tes urine.

Demikian dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News.

***** John.

Related posts

Leave a Comment