Perairan Cangkuang Tertimbun 410.000 Kubik Endapan Lumpur

0
17 views

“Hambat Distribusi Jaringan Irigasi Persawahan, serta Budidaya  Perikanan Masyarakat Setempat”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 30/05 – 2015 ).

Sangat Bersusah Payah Mendayung Rakit Lantaran Pendangkalan dan Sarat Terhalang Ragam Tanaman Liar.
Sangat Bersusah Payah Mendayung Rakit Lantaran Pendangkalan dan Sarat Terhalang Ragam Tanaman Liar.

Foto berita akhir pekan ini, Sabtu (30/05-2015), atawa menjelang akhir Mei tahun ini, Garut News menyajikan fenomena miris, bahkan sangat memilukan.

Terjadi pada kondisi perairan Situ (danau) Cangkuang di wilayah Kecamatan Leles Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Areal tanah tanah seluas 24 ribu m2 milik Provinsi Jawa Barat tersebut, terdapat perairannya seluas sekitar 40 hektar.

Kerap Bermandikan Keringat.
Kerap Bermandikan Keringat.

Selama ini menjadi tumpuan pasokan pengairan jaringan irigasi persawahan, serta usaha perikanan darat masyarakat setempat.

Namun kondisi perairannya sangat miris bahkan memilukan, lantaran kini tertimbun sedikitnya 410 ribu kubik endapan lumpur.

Sehingga intensitas pendangkalannya juga menjadi sangat parah, berdampak kedalaman sumber daya air itu, menjadi berkisar 0,5 meter hingga 1,5 meter.

Seusai Bergelut Dengan Endapan Lumpur dan Ragam Tanaman Liar.
Seusai Bergelut Dengan Endapan Lumpur dan Ragam Tanaman Liar.

Padahal idealnya minimal memiliki kedalaman berkisar satu meter hingga dua meter.

Sehingga obyek wisata potensial ini, semakin terancam menjadi areal pertanian pangan, sebab selain terjadi pendangkalan akibat tertimbun endapan lumpur, juga sarat ditumbuhi ragam tanaman liar.

Di antaranya eceng gondok, malahan kian menyebar tanaman liar jenis rumput walini.

Sumbat Jaringan Irigasi.
Sumbat Jaringan Irigasi.

A. Rofi(38), akrab disapa Cepi, juga mengeluhkan usaha budi daya perikanan air tawarnya menjadi terlantar, sebab seretnya pasokan air akibat parahnya pendangkalan.

Lelaki Pengurus Padepokan Satria Sunda Sakti tersebut, selama ini bermukim di Kampung Solokan Raden Desa Cangkuang, Leles.

Meski masih dihadang kendala distribusi air, tetap bakal mengajukan profosal bantuan pengembangan budidaya ikan air tawar kepada bupati melalui institusi teknis terkait.

Kian Terancam Menjadi Daratan.
Kian Terancam Menjadi Daratan.

Sekaligus sangat mengharapkan Pemkab kabupaten setempat, segera melakukan pengerukan endapan lumpur itu.

Lantaran jika terus-menerus dibiarkan, dipastikan Situ Cangkuang hanya bisa menyisakan “legenda”, sebab seluruh perairannya bakal rata dengan tanah.

Telisik investigasi Garut News, juga antara lain menunjukkan upaya pengerukan atawa rehabilitasi sumber daya air dan wisata ini, bisa menelan dana berkisar Rp15 miliar hingga Rp20 miliar.

Usaha Budidaya Perikanan darat Menjadi Terlantar.
Usaha Budidaya Perikanan darat Menjadi Terlantar.
Cepi.
Cepi.
Mendesak Segera Direhabilitasi.
Mendesak Segera Direhabilitasi.
Perairan yang Masih Tersisa.
Perairan yang Masih Tersisa.

Menyusul sedikitnya 410 ribu kubik endapan lumpurnya, menyebar pada bagian selatan sekitar 250 ribu kubik, serta di bagian utara sekitar 160 ribu kubik endapan lumpur.

 

*******

 

SHARE
Previous articleKomisi Rekonsiliasi Pelanggaran HAM
Next articleCinta