Penyunatan Dana Rehab Rutilahu Dibantah

Garut News ( Selasa, 14/01 – 2014 ).

Ilustrasi. ( Foto : John Doddy Hidayat ).
Ilustrasi. ( Foto : John Doddy Hidayat ).

Lurah Karangmulya di Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jabar,  M. Sadli mengaku sama sekali  tak tahu terkait indikasi pemotongan dana bantuan rehab “rumah tidak layak huni” (rutilahu) pada wilayahnya.

“Saya tak tahu soal itu. Saya hanya perantara, dan menyampaikan program bantuan rutilahu dari Kemensos ini pada panitia. Saya pun melimpahkan pada petugas pendamping pokmas,” katanya, Selasa (14/01-2014).

Dikemukakan, Kelurahan Karangmulya mendapat bantuan dana program rehab rutilahu atawa Bedah Kampung itu, per Desember 2013, sebanyak 50 unit rumah.

Masing-masing unit mendapat bantuan dana rehab Rp10 juta.

“Kami merealisasikan semua bantuan Kemensos ini, bahkan kami pun membangun MCK (fasilitas mandi cuci kakus). Saya sama sekali tak menginstruksikan petugas memotong dana Rp10 Juta itu,” katanya pula.

Bantahan juga dikemukakan Ketua Pendamping Pokmas Program Bantuan Rutilahu, Dadan Ramdani.

“Saya tak memotong dana yang Rp10 juta itu. Itu hanya isu dari warga,” kata dia.

*******

Zainul, JDH.

Related posts