Penyebaran HIV/AIDS Tewaskan 138 Penduduk Kabupaten Garut

0
30 views

“Ditemukan Tujuh Kasus Terbaru Positip HIV/AIDS”

Garut News ( Jum’at, 17/04 – 2015 ).

Guntur Yana Hidayat.
Guntur Yana Hidayat.

Dari sedikitnya 410 penderita positip HIV/AIDS tercatat hingga akhir Maret 2015, tersebar pada 26 wilayah kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat,

Hingga kini terdapat 138 penderita di antaranya tewas mengenaskan.

Mereka 410 penderita tersebut, termasuk ditemukannya tujuh kasus terbaru positip pada Maret 2015, juga seorang penderia tewas baru-baru ini.

Pengelola Program “Komisi Penanggulangan AIDS”¬† (KPA) kabupaten setempat, Guntur Yana Hidayat katakan, 272 penderita saat ini masih hidup juga terdapat sekitar 80 di antaranya sama sekali¬† belum mengakses “ARV” atawa obat penguat imunitas tubuh.

Lantaran keterbatasan ekonomi, belum terdapatnya kemauan “Orang Dengan HIV/AIDS” (ODHA) itu sendiri, serta belum menyadari status dirinya ini ODHA.

Mengambil Bantuan Mobil Operasional, Jum'at (16/04-2015) Sore.
Mengambil Bantuan Mobil Operasional, Jum’at (16/04-2015) Sore.

Kepada Garut News, Jum’at (17/04-2015) sore, Guntur Yana Hidayat mengemukakan harapannya agar Pemkab segera mengalokasikan bantuan sosial dana premi untuk jasa layanan BPJS.

Guna memenuhi kebutuhan berobat termasuk mendapatkan ARV bagi para penderita HIV/AIDS yang kini berkondisi ekonomi lemah.

“Sebagaimana pernah dengan manis, dijanjika Bupati Rudy Gunawan kepada KPA Garut,” imbuhnya.

Sebab BPJS itu, antara lain bisa pula dimanfaatkan kebutuhan test kekebalan tubuh, serta tes jumlah virus di dalam tubuh ODHA, katanya.

KPA Garut pun, April 2015 ini mengagendakan peningkatan jasa layanan pendampingan kasus, dengan mengusulkannya pada KPA Provinsi Jawa Barat, serta pada KPA Nasional.

Supaya kemudian dapat diluncurkan realisasi program melalui LSM Mata Hati, yang khusus mendampingi termasuk mengadvokasi penderita terinfeksi HIV/AIDS tersebut.

Pemkab Garut juga diharapkan bisa mengalokasikan anggaran operasional KPA setempat, meski kini memberikan bantuan mobil operasional jenis minibus Carry bekas inventaris dinas Camat Banyuresmi, bernopol  Z 2776 D.

Menyusul selama inipun hanya terdapat 21 penderita positip HIV/AIDS yang memiliki Jamkesmas, sehingga setiap pengambilan obat 30 butir memenuhi kebutuhan sebulan, diwajibkan membayar uang pendaftaran Rp30 ribu.

Namun diagendakan hingga akhir 2015 ini, setiap seluruh penderita HIV/AIDS bisa mengakses ARV, ungkap Guntur Yana Hidayat, menambahkan keterangannya.

********

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.