Penilaian Lemahnya Sosialisasi Tak Ditanggapi Ketua KPU Garut

Garut News ( Rabu, 02/04 – 2014 ).

Ilustrasi. Mulai Menerima Logistik Pileg. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. Mulai Menerima Logistik Pileg. (Foto : John Doddy Hidayat).

Ketua KPU Kabupaten Garut, Ade Sudrajat tak menanggapi terkait lemahnya sosialisasi Pileg.

Dia hanya menyatakan, seharusnya sosialisasi dilaksanakan PPK, dan KPPS, katanya.

Tetapi, Sekretaris KPU Garut, Ayi Dudi Supriadi, mengaku lemahnya sosialiasi Pileg 2014 di kabupaten tersebut.

Namun dia menilai itu tak terlepas adanya kebijakan KPU Pusat terlalu sentralistis menyosialisasikan Pileg 2014.

“Kebijakan KPU terlalu sentralistis. Sangat kurang didesentralisasikannya. Apalagi, sosialisasi media cetak visual oleh pusat,” kata dia.

Kabag Keuangan Sekretariat KPU Garut, Lilis Aisyah juga menyebut belum semua logistik Pileg diterima KPU Garut, terutama lembaran C1 hingga C6.

“Perkembangan logistik setiap hari dilaporkan ke KPU Provinsi, termasuk kekurangan, melalui surat atawa silog,” ungkapnya.

Lilis katakan, masih terdapat kekurangan tinta sekitar 22 buah, dari 10.550 buah tinta diterima KPU Garut.

Begitu pun dari 3.761 kotak suara diterima KPU Garut, masih terdapat kekurangan sekitar 200 buah.

Terlebih surat suara, kekurangannya lebih banyak lagi, mencapai sekitar 10.2016 surat suara lantaran mengalami kerusakan lembar surat suara DPRD Kabupaten Garut, DPRD Provinsi Jawa Barat, DPR maupun DPD.

Meski mengaku tak mengetahui kapan kekurangan logistik Pileg dipenuhi, Lilis mengemukakan pelbagai kebutuhan logistik saat ini, mulai didistribusikan ke PPK-PPK.

“Pokoknya 3 April, semuanya didistribusikanpada PPK-PPK. Sehingga keesokan hari bisa diterima PPS-PPS,” katanya pula.

******

Noel, JDH.

Related posts

Leave a Comment