Pengurus Koni Garut Terpaksa Gadaikan BPKB Biayai Porda

0
86 views
Rizal (Berkecamata). /Jay.

Garut News ( Senin, 18/12 – 2017 ).

Rizal (Berkecamata). /Jay.

Lantaran dana bantuan Pemkab Garut masih tak kunjung juga cair, menjadikan Pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) kabupaten setempat, terpaksa menggadaikan BPKB mobil pribadi demi menyelamatkan para atlet potensial bisa mendulang medali pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Kota Bogor 2018 mendatang.

Kemudian dana tersebut, digunakan memenuhi kebutuhan mendesak Koni membiayai beberapa cabang olahraga (cabor) yang harus diikutsertakan babak kualifikasi (BK) Porda, Desember 2017 ini.

Sekretaris ll Koni, Rizal Syam katakan ada 24 cabor wajib ikut BK pada Desember ini, yang diyakini berpotensi bisa meraih 20 medali emas. Namun celakanya, jika tak ikut BK mereka tak bisa ikut Porda.

“Maka kita berupaya maksimal mencari dana talangan, dengan cara pinjam uang. Saya sendiri pinjam uang dengan jaminan BPKB dan cek, “ ungkap Rizal, juga pengurus cabor sepeda.

Selain pinjam uang menggadaikan BPKB, pengurus Koni lainnya pun terpaksa iuran sebelum bantuan dari Pemkab Garut cair.

“Kemarin ini, kami bicara dengan Pak Bupati, mengenai semua kebutuhan cabor mengikuti babak kualifikasi. Pak Bupati langsung ngontak pengelola BPR Garut, agar memberikan dana pinjaman untuk Koni. Ternyata persyaratannya sama saja dengan pinjaman untuk pribadi, dan bunga ditambah administrasinya sangat besar, siapa akan bayar,”¬†kata dia dengan nada tanya.

Rizal juga sangat menyesalkan pernyataan Bupati Rudy Gunawan di media massa, menyatakan uang untuk BK sudah cair. Sehingga berdampak sejumlah cabor belum BK langsung menanyakan uang dari Pemda ini ke Koni.

“Karena Pak Bupati mengatakan dana dari Pemda cair, kami dimarahin pengurus cabor, sebab dikira tak dikasih ke mereka. Padahal yang dikatakan Bupati tersebut tak terbukti. Terganjal ketentuan bank nya, kita pun tak bisa menyalahkan bank,” tandas Rizal di Kantor Koni, Jalan Cimanuk, Ahad (17/12-2017).

Dikemukakan, dari hasil pinjam sana sini, serta iuran pengurus Koni itu, sebagian cabor bisa ikut BK namun sisanya masih menunggu dana.

“Alhamdulillah dengan upaya pengurus Koni, sebagian cabor bisa ikut BK. Cabor gulat dari kemarin mereaih empat emas, karena memang terukur potensinya. Sampai akhir Desember nanti, masih ada sembilan cabor harus ikut BK,”¬†ujar Rizal, didampingi pengurus cabor silat, Agus Sulaiman.

Dijelaskan pula, dari 37 cabor bakal diikuti Garut pada Porda mendatang, 28 cabor di antaranya menjalani BK, hanya sepakbola tak lolos ke Porda Bogor nanti. Diharapkan Pemkab Garut bisa lebih serius memerhatikan perkembangan olahraga.

“Kami harapkan pemerintah lebih serius memerhatikan olahraga ini. Sebab berdasar peraturan, yang berkewajiban menyediakan dana Porda tersebut, pemerintah,” tegasnya. (Jay).

********