Garut Karut – Marut, Nyaris Menyerupai Kapal Pecah

“Jantung Kota Garut Menjadi Pasar Tumpah “Raksasa” Barangkali Bisa Diusulkan Bisa Peroleh Rekord MURI”

Garut News ( Ahad, 27/07 – 2014 ).

Ntyaris Menyerupai Kapal Pecah. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ntyaris Menyerupai Kapal Pecah. (Foto : John Doddy Hidayat).

Jantung Kota Garut terutama pada pusat pertokoan atawa perbelanjaan, selama ini dikenal dengan sebutan “Pengkolan”, bersamaan malam takbiran maupun menjelang hingga Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1435 H/2014, Senin (28/07-2014), dipastikan bakal dipadati puluhan ribu penduduk.

Sehingga kondisinya Semakin karut – marut, nyaris menyerupai kapal pecah

Meski kota kecil, kota Garut menjadi magnit tersendiri bagi ribuan warga dari pelbagai daerah mengunjunginya.

Menjadi Pasar Tumpah Raksasa.
Menjadi Pasar Tumpah Raksasa. (Foto : John Doddy Hidayat).

Mereka berdatangan menyerbu pertokoan, pusat perbelanjaan, dan para “pedagang kaki lima” (PKL) Pengkolan menjajakan beragam komoditi berupa pangan, sandang, juga papan untuk Lebaran.

Terlebih pada malam takbiran, biasa para pedagang mulai PKL hingga pertokoan, dan pusat perbelanjaan menawarkan diskon, atawa potongan harga besar-besaran.

Sehingga kawasan pusat kota pun, mendadak sontak bakal berubah menjadi kota pasar tumpah raksasa.

Barangkali Bisa Diusulkan Bisa Peroleh Rekord MURI. (Foto: John Doddy Hidayat).
Barangkali Bisa Diusulkan Bisa Peroleh Rekord MURI. (Foto: John Doddy Hidayat).

Lantaran para PKL, tak lagi menjual barang di trotoar melainkan lebih nekat menjajakannya pada lintasan ruas badan jalan, di sisi kanan maupun sisi kiri.

Berlangsung sepanjang lintasan Jalan Ahmad Yani, sejak pertigaan Jalan Ciledug – Jalan Mandalagiri hingga perempatan Jalan Bharatayudha – Ciwalen depan Asia Dept Store, bahkan praktis tertutup bagi beragam jenis kendaraan.

Sehingga kondisi

Kian Susah Bergerak. (Foto: John Doddy Hidayat).
Kian Susah Bergerak. (Foto: John Doddy Hidayat).

Pengkolan pun semakin karut-karut, nyaris menyerupai kapal pecah.

Sebab lautan manusia bergerak dari pelbagai arah di antara ratusan sepeda motor, dan mobil terparkir berbaur dengan ratusan lapak PKL di tempatkan pada sembarang tempat.

Berlangsung  mulai sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Mandalagiri, Jalan Ciledug, Jalan Pasar Baru, Jalan Cikuray, hingga Jalan Siliwangi.

******

Noel, JDH.

Related posts

Leave a Comment