Pengemis Tuna Netra Tempati RTH Lembah Gunung Puntang

0
198 views
Dadang Buchori.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 10/11 – 2016 ).

Dadang Buchori.
Dadang Buchori.

Lelaki tuna netra berusia sekitar 55 tahun, selama ini berprofesi menjadi pengemis. Bersama lima anaknya masih menempati rumah berukuran 6 m2 berkondisi tak layak huni di lembah kaki Gunung Puntang, tepatnya Kampung Pasir Batu RW.02 Desa Cipaganti Cisurupan Garut, Jawa Barat.

Pria bernama Anda tersebut, sejak setahun lalu ditinggal wafat istrinya almarhumah Cucun (45). Yang semula setia menuntun suami tuna netra mengemis sambil menggendong anak kandungnya Lilis Maulida Rahmah, balita berusia enam bulan.

Kepala Desa Cipaganti.
Kepala Desa Cipaganti.

Bahkan ketika Cucun meninggal dunia tengah berada di seputar Kota Garut sambil memeluk sangat erat bayi balitanya itu, yang kini dalam proses adopsi oleh pihak orang tua pungut berdomisili di Bandung, yang selama ini pula memelihara Lilis Maulida Rahmah dibawah pengawasan Dinsosnakertrans Kabupaten Garut.

Kepala Seksi Pengembangan Sosial pada Dinsosnakertrans kabupaten setempat, Dadang Buchori, S.Sos kepada Garut News, Kamis (10/11-2016), katakan sejak awal 2016 lalu diusulkan rehabilitasi RTH ke Kementerian Sosial namun hingga kini masih belum terealisasi.

Bahkan proses pengusulan rumah tak layak huni ini, satu paket dengan lima kepala keluarga yang sangat mendesak perlukan rumah layak huni di Cisurupan.

Karena itu Dadang menyarankan agar Kepala Desa Cipaganti Cucu Sukartini kembali mengusulkannya, yang diharapkan bisa dipenuhi dengan sumber dana APBD Garut 2017 mendatang.

Cucu Sukartini mengemukakan, Desa Cipaganti seluas 336,72 hektare dihuni 4.661 penduduk dengan 1.423 KK yang tersebar pada 50 RT dengan 5 RW.

Sebagian penduduknya bertani dan buruh tani, yang hingga kini masih banyak penduduk mendiami rumah tak layak huni, terutama pada pemukiman penduduk di kaki Gunung Puntang, ungkapnya.

 

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here