Pengembang Perumahan/Ruko Cimanganten Diduga Tabrak Aturan

0
122 views

Garut News ( Kamis, 30/04 – 2015 ).

Ilustrasi Demo BPMPT Garut. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi Demo BPMPT Garut. (Foto : John Doddy Hidayat).

Aktivitas pembangunan salah satu komplek “perumahan dan rumah toko” (ruko) diduga kuat ilegal di Desa Cimanganten Tarogong Kaler, Garut, ternyata hingga kini masih terus berlangsung.

Kendati Pemkab setempat memerintahkan pembangunan dihentikan sementara.

Pemkab melalui “Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu” (BPMPT) sempat mengeluarkan surat peringatan agar pembangunan tersebut dihentikan lantaran tak memiliki “Izin Mendirikan Bangunan” (IMB).

Ketua LSM Bumi Bersatu Aris Faisal katakan, ini menandakan pengusaha melakukan pembangkangan terhadap pemerintah. Dia meminta Pemkab tegas dengan menutup proyek itu.

Dikemukakan, kegiatan pembangunan perumahan dan ruko tanpa dilengkapi perizinan, pelanggaran terhadap UU Nomor 25/2007 tentang Penanaman Modal, katanya.

Bahkan tak hanya itu, kata dia, kasus ini juga menunjukkan adanya indikasi tindak pidana lingkungan.

Jika tak ada ketegasan, tandasnya, pihaknya melakukan gugatan hukum melalui “Pengadilan Tata Usaha Negara” (PTUN) atas pembiaran Pemkab terhadap dugaan perbuatan melawan hukum.

BPMPT mengeluarkan perintah penghentian pembangunan perumahan tersebut, melalui surat bernomor 820/189/BPMPT/2015 perihal Penghentian Rencana Pembangunan Perumahan dan Ruko, tertanggal 26 Maret 2015 ditujukan pada Camat Tarogong Kaler.

Surat ditandatangani Kepala BPMPT Zat Zat Munazat itu disebutkan, aktivitas pembangunan perumahan di Cimanganten agar dihentikan terlebih dahulu sebelum ada izin dari Pemkab.

Camat Tarogong Kaler Saefurohman katakan pula, pihaknya pun melayangkan surat pada pengembang supaya kegiatan pembangunan dihentikan sementara sebelum terbit izin.

“Berdasar hasil musyawarah dengan Muspika dan pihak terkait, kita sepakat pembangunan perumahan di sana harus dihentikan. Disposisi surat juga ita kirimkan ke pengembang,” ungkap Saefurohman.

Pihaknya pun melakukan pemeriksaan lapangan mengenai rencana pembangunan perumahan pada 2 Maret 2015.

Hasilnya, antara lain diketahui lahannya merupakan tanah sawah produktif yang harus dipertahankan, katanya pula.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here