Pengadaan Obat Garut 2017 Bernilai Rp35 Miliar

0
46 views
Seorang Murid SMP di Garut, Jawa Barat, Sempat Sangat Traumatis Ketakutan Suntikan Imunisasi, Namun Kalangan Guru Dengan Persuasif, Sabar Membujuk Serta Membimbing, Sehingga Akhirnya Bersedia Diimunisasi, Selasa (08/08-2017).

Garut News ( Ahad, 05/11 – 2017 ).

Seorang Murid SMP di Garut, Jawa Barat, Sempat Sangat Traumatis Ketakutan Suntikan Imunisasi, Namun Kalangan Guru Dengan Persuasif, Sabar Membujuk Serta Membimbing, Sehingga Akhirnya Bersedia Diimunisasi, Selasa (08/08-2017).

********** Pengadaan  obat-obatan di kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 2017 ini guna bisa memenuhi ketersediaannya hingga 18 bulan ke depan bernilai total sekitar Rp35 miliar.

Ketersediaan obat-obatan yang kini hanya tinggal menuntaskan distribusinya pada setiap Puskesmas tersebut, masing-masing proses pengadaannya melalui pasokan dana APBD kabupaten setempat 2017 bernilai Rp3 miliar.

Kemudian bersumber APBD Provinsi Jawa Barat, Kemenkes/APBN/Dana Alokasi Umum (DAU) bernilai Rp10 miliar, ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Garut, dr Tri Cahyo Nugroho kepada Garut News di ruang kerjanya belum lama ini.

Dia juga mengemukakan, terdapatnya bantuan dari pemerintah pusat berupa barang di antaranya obat Tb Paru, kaki gajah, dan imunisasi bertotal nilai sekitar Rp12 miliar.

Selain itu pun ada bantuan juga berupa barang dari pemerintah provinsi untuk memenuhi kebutuhan imunisasi MR, dan vaksin bernilai sekitar Rp10 miliar.

Ketersediaan jenis obat-obatan itu, meliputi obat-obatan kuratif, preventif, dan rehabilitatif, namun tak dijelaskan prosentasinya masing-masing volumenya.

Dikemukakan pula, setiap penduduk di kabupaten ini mendapatkan alokasi berkebutuhan obat -obatan rata-rata bernilai Rp10 ribu setiap tahun, sehingga dari sekitar 2,5 juta penduduk diperlukan pemenuhan kebutuhan obat-obatan bernilai sekitar Rp25 miliar, katanya.

*********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.