Penduduk Miskin Garut Disengsarakan Kelangkaan Elpiji Tiga Kilogram

0
30 views
Warga Tanjung Tarogong Kaler Sejak Pagi Mengantri Gasi Elpiji kapasitas Tiga Kilogram, Sabtu (09/12-2017).

“Masih Adakah Pemerintah”

Garut News ( Sabtu, 09/12 – 2017 ).

Warga Tanjung Tarogong Kaler Sejak Pagi Mengantri Gasi Elpiji Kapasitas Tiga Kilogram, Sabtu (09/12-2017).

Foto berita Garut News pada akhir pekan ini, Sabtu (09/12-2017), memotret kejengkelan sekaligus sangat kesal, dan semakin tak berdayanya penduduk miskin di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang selama ini kerap “disengsarakan” terjadinya kelangkaan gas elpiji berkapasitas tiga kilogram.

Kembali Mengingatkan Pada Era Tahun 1965 – an.

“Masih adakah pemerintah, termasuk jajaran Pemkab setempat yang konon katanya sebagai regulator, dan pengawasan ragam regulasi untuk kepentingan hajat hidup rakyatnya,” tandas penduduk Tarogong Kidul termasuk Eman (36), Sabtu (09/12-2017).

Keluh – kesah tersebut, mengemuka bersamaan warga pada sejumlah wilayah kecamatan juga di seputar Kota Garut, kini mengalami kesulitan tak bisa mendapatkan salah-satu kebutuhan pokok mendesak mereka, nyaris sejak sepekan terakhir.

Kemana pun Menguber Bisa Peroleh Pembelian Gas Melon.

Lantaran pada banyak lokasi penjualan komoditi bersubsidi itu, acap terjadi antrean panjang pembeli. Namun berbuah kekecewaan berat sebab persediaannya langsung habis. Sehingga Mereka terpaksa pulang bertangan hampa.

Bahkan sangat ironisnya, kalaupun bisa memerolehnya tetapi terpaksa harus dengan harga mencekik leher masyarakat berkondisi “melarat” yakni pada kisaran Rp22.000 hingga Rp30.000 setiap tabung.

Terpaksa Gunakan Kayu Bakar.

Kesulitan mendapatkan mata dagangan ini, juga nyaris berlangsung secara merata di wilayah Garut Tengah, Utara, juga wilayah Selatan Garut.

Sehingga berkembang sinyalemen bakal ada penarikan gas bersubsidi, kemudian digantikan gas tabung berwarna pink yang “non subsisi”, katanya.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.