Penduduk Garut Masih Banyak Gunakan Minyak Tanah

0
470 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 11/01 – 2016 ).

Penjual Minyak Tanah di Pasar Ciawitali Guntur.
Penjual Minyak Tanah di Pasar Ciawitali Guntur.

Meski harga minyak tanah mencapai Rp15 ribu per liter.

Tetapi penduduk Kabupaten Garut termasuk yang selama ini bermukim di kawasan perkotaan, ternyata hingga sekarang masih banyak menggunakan minyak tanah.

Mereka umumnya kalangan pedagang makanan ringan, yang setiap harinya dipikul atawa menggunakan roda dorong berkeliling keluar-masuk pemukiman penduduk di perkotaan.

Termasuk penjual keliling “bajigur” (minuman khas tatar Sunda/Jawa Barat).

Pedagang Bajigur Keluar-masuk Pemukiman Penduduk Menggunakan Roda Dorong.
Pedagang Bajigur Keluar-masuk Pemukiman Penduduk Menggunakan Roda Dorong.

Diperoleh informasi pula penjual bubur dan bajigur pun misalnya, mereka mendidihkan masakan pertama kali menggunakan gas elfiji kapasitas tabung tiga kilogram.

Kemudian setelah masak, agar komoditinya tetap hangat. Maka berganti menggunakan kompor manual berbahan bakar minyak tanah.

Termasuk pedagang kue putu, banyak juga menggunakan metode tersebut.

Sedangkan warga pedesaan yang masih menggunakan kompor manual dengan minyak tanah hingga kini, lantaran mereka masih dihantui ketakutan terjadi ledakan apabila menggunakan tabung gas elfiji berkapasitas tiga kilogram.

Informasi itu, antara lain dikemukakan beberapa pedagang minyak tanah di Pasar Ciawitali Guntur termasuk Ny. Dede, Senin (11/01-2016).

Ny. Dede pun mengaku Omset penjualan minyak tanahnya rata-rata setiap hari mencapai 50 liter, sedangkan pasokan minyak tanahnya dikirim dari Tasikmalaya, katanya kepada Garut News.

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here