Penduduk Garut Keberatan Pembongkaran Ruang Terbuka Hijau

0
277 views
Menolak Keras Pembongkaran Posyandu dan Ruang Terbuka Hijau.

Garut News ( Jum’at, 20/08 – 2018 ).

Menolak Keras Pembongkaran Posyandu dan Ruang Terbuka Hijau.

Penduduk Kota Garut, Jawa Barat, di Kelurahan Pakuwon Kecamatan Garut Kota mendeklarasikan sangat berkeberatan bahkan menolak keras rencana pembongkaran ruang terbuka hijau yang berlokasi di RW. 2 Kampung Loji.

Mereka terutama kalangan ibu – ibu menyatakan sikap keberatan juga penolakan rencana PT. KAI membongkar ruang terbuka hijau juga bangunan permanen Posyandu tersebut, di antaranya dengan membubuhkan tanda tangan pernyataan sikap pada bentangan kain putih.

Aspirasi Murni Masyarakat Kota Garut.

Lantaran pemanfaatan lahan memanjang seluas 630,7 meter 2 itu, selama ini bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Terutama berkat keberadaan Posyandu serta diwujudkannya ruang terbuka hijau, ungkap kalangan ibu – ibu termasuk disebutkan Ketua RW. 2, Iwan Hermawan, Jum’at (20/04-2018).

Sehingga manfaatnya tak hanya dinikmati warga RW. 02, melainkan oleh setiap seluruh penduduk pada 12 RW di Kelurahan Pakuwon, malahan juga menunjang kondusivitas ekologi wilayah perkotaan Garut, ungkapnya.

Lurah Pakowon (kiri) Saksikan Pernyataan Sikap Warganya Tolak Pembongkaran.

Penduduk setempat juga sangat menyesalkan pernyataan pihak PT. KAI Daop 2 Jabar, yang antara lain menyebutkan lahan ini “potensial untuk dikomersialkan”.

“Pernyataan tersebut, antara lain mengindikasikan hanya memikirkan kepentingan paham kapitalis tanpa memikirkan hakekat sosial kemasyarakatan berdasarkan nilai – nilai luhur pancasila,” ungkap sejumlah penduduk Garut Kota.

Ruang Terbuka Hijau yang Bakal Dimusnahkan PT. KAI.

Lurah Pakuwon, Tendi Sugandi, S.IP kepada Garut News katakan, seusai shalat Jum’at sekitar pukul 13.30 WIB (20/04-2018), bakal digelar pembahasan mengenai permasalahan itu, antara lain bersama Bagian Tata Pemerintahan Setda kabupaten setempat.

Di antaranya dihadiri Manager PT KAI Daop 2, Bagian Hukum dan Ham, Camat Garut, Kota, DR H. Suherman serta DR Buchori di ruang rapat Setda Garut.

Spanduk Penolakan.

Diharapkan bisa dicapai kesepakatan yang dapat diterima semua pihak, dan membawa kemaslahatan bersama, sebab kehadiran Poyandu dan ruang terbuka hijau selama ini banyak diraakan manfaatnya oleh masyarakat, bahkan banyak meraih prestasi tingkat kabupaten, provinsi juga nasional, imbuh Lurah Tendi Sugandi.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here